kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 16.818   19,00   0,11%
  • IDX 8.925   -19,34   -0,22%
  • KOMPAS100 1.227   -4,69   -0,38%
  • LQ45 868   -3,70   -0,43%
  • ISSI 323   -0,54   -0,17%
  • IDX30 440   -3,19   -0,72%
  • IDXHIDIV20 519   -1,77   -0,34%
  • IDX80 137   -0,51   -0,37%
  • IDXV30 144   -0,52   -0,36%
  • IDXQ30 141   -1,08   -0,76%

Rupiah Ditutup Rp 16.780 per Dolar AS Rabu (7/1), Catat Pelemahan 5 Hari Beruntun


Rabu, 07 Januari 2026 / 15:26 WIB
Rupiah Ditutup Rp 16.780 per Dolar AS Rabu (7/1), Catat Pelemahan 5 Hari Beruntun
ILUSTRASI. Nilai Tukar Rupiah (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih belum mampu bangkit di hadapan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (7/1/2026).

Mengutip data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup pada level Rp 16.780 per dolar AS, melemah 0,13% dibandingkan penutupan sesi sebelumnya di Rp 16.758.

Pelemahan ini menandai penurunan rupiah selama lima hari perdagangan berturut-turut.

Baca Juga: Harga Nikel Tembus US$ 18.000 per Ton, Mayoritas Harga Saham Emiten Nikel Melesat

Di sisi lain, dolar AS bergerak dalam kisaran sempit hari ini, menjelang rilis sejumlah data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang dinilai krusial untuk menentukan arah kebijakan suku bunga bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).

Pelaku pasar menilai data ekonomi tersebut lebih berpengaruh terhadap pergerakan nilai tukar dibandingkan eskalasi ketegangan geopolitik global.

Sejauh ini, pasar cenderung mengabaikan perkembangan geopolitik, termasuk intervensi AS di Venezuela dan penangkapan Presiden Nicolas Maduro, serta larangan ekspor barang dual-use dari China ke Jepang. Saham global justru mencatat penguatan, sementara pergerakan mata uang dan obligasi relatif stabil.

“Masih terdapat ketidakpastian mengenai potensi perubahan rezim di Venezuela dan dampaknya terhadap pasokan minyak global,” ujar Carol Kong, ahli strategi mata uang Commonwealth Bank of Australia dilansir dari Reuters.

“Untuk saat ini, pasar mengambil sikap optimistis dan lebih memusatkan perhatian pada data ekonomi AS.”

Baca Juga: Mitra Komunikasi Nusantara (MKNT) Raih Rp 822,92 Miliar, Siap Caplok Dua Perusahaan

Di kawasan Asia, pergerakan mata uang cenderung datar. Dolar AS melemah 0,18% terhadap yen Jepang ke kisaran 156,39 yen per dolar AS.

Sementara itu, pound sterling Inggris stabil di sekitar US$1,3506. Euro menguat tipis 0,04% ke level US$1,1694, setelah sempat tertekan pada sesi sebelumnya seiring melambatnya inflasi zona euro.

Sentimen pasar saat ini dipengaruhi oleh antisipasi rilis paket data ketenagakerjaan AS, termasuk data tenaga kerja sektor swasta dan lowongan pekerjaan yang dijadwalkan keluar pada hari yang sama, serta laporan nonfarm payrolls yang sangat dinantikan pada Jumat mendatang.

Menjelang rilis data tersebut, indeks dolar AS turun tipis ke kisaran 98,54, mencerminkan sikap hati-hati investor.

Selanjutnya: Cadangan Devisa RI Diproyeksi Meningkat Jadi US$ 152,1 Miliar pada Desember 2025

Menarik Dibaca: 5 Olahraga untuk Mengencangkan Payudara Kendur, Bisa Dilakukan di Rumah!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×