Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Bloomberg Selasa (6/1/2026), pukul 12.01 WIB, rupiah di pasar spot melemah 0,11% ke level Rp 16.759 per dolar AS.
Sebelumnya, rupiah ditutup melemah 0,09% pada Senin (5/1/2026) ke level Rp 16.740 per dolar AS.
Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pergerakan rupiah dipengaruhi sentimen ketegangan geopolitik AS - Venezuela. Pejabat AS menyampaikan bahwa Maduro telah ditahan dan diterbangkan ke Amerika Serikat untuk menghadapi tuduhan kriminal yang telah lama ada.
Baca Juga: Rupiah Spot Melemah 0,12% ke Rp 16.761 per Dolar AS pada Selasa (6/1/2026) Siang
Operasi tersebut menandai intervensi AS paling langsung di Venezuela dalam beberapa dekade dan memicu kecaman dari beberapa negara, sementara investor menilai implikasinya terhadap pasar energi dan stabilitas regional.
Presiden Donald Trump mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penangkapan Maduro adalah "langkah menentukan" terhadap apa yang ia gambarkan sebagai rezim kriminal, menambahkan bahwa AS akan memastikan "transisi yang aman dan tertib" di Venezuela.
“Untuk perdagangan hari ini, mata uang rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah direntang Rp 16.740 – Rp 16.770 per dolar AS,” ucap Ibrahim saat dikonfirmasi Kontan, Selasa (6/1/2026).
Selanjutnya: Mandiri Spending Index: Belanja Masyarakat Meningkat di Akhir 2025
Menarik Dibaca: Kim Seon-ho dan Go Youn-jung Siap Beri Kejutan Penggemar di Jakarta
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












