kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 16.818   19,00   0,11%
  • IDX 8.925   -19,34   -0,22%
  • KOMPAS100 1.227   -4,69   -0,38%
  • LQ45 868   -3,70   -0,43%
  • ISSI 323   -0,54   -0,17%
  • IDX30 440   -3,19   -0,72%
  • IDXHIDIV20 519   -1,77   -0,34%
  • IDX80 137   -0,51   -0,37%
  • IDXV30 144   -0,52   -0,36%
  • IDXQ30 141   -1,08   -0,76%

Harga Nikel Tembus US$ 18.000 per Ton, Mayoritas Harga Saham Emiten Nikel Melesat


Rabu, 07 Januari 2026 / 15:07 WIB
Harga Nikel Tembus US$ 18.000 per Ton, Mayoritas Harga Saham Emiten Nikel Melesat
ILUSTRASI. IHSG Melemah-Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis) Mayoritas saham-saham emiten produsen nikel mengalami lonjakan harga di tengah tren penguatan harga komoditas tersebut.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mayoritas saham-saham emiten produsen nikel mengalami lonjakan harga di tengah tren penguatan harga komoditas tersebut.

Mengutip Trading Economics, harga nikel di pasar global berada di level US$ 18.506 per ton pada Rabu (7/1) siang atau melonjak 24,33% dalam sebulan terakhir. Bila ditelusuri, tren kenaikan harga nikel dimulai sejak pertengahan Desember 2025.

Sebelum periode tersebut, harga nikel lebih sering bergerak di area US$ 15.000 per ton. Bahkan, pada awal Desember lalu harga komoditas ini sempat terkoreksi di kisaran level US$ 14.000 per ton.

Baca Juga: Mitra Komunikasi Nusantara (MKNT) Raih Rp 822,92 Miliar, Siap Caplok Dua Perusahaan

Sejumlah saham emiten nikel pun terpantau mengalami penguatan harga pada perdagangan intraday Rabu (7/1). Contohnya, harga saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) melesat 13,33% ke level Rp 6.375 per saham.

Harga saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel juga menguat 8,46% ke level Rp 1.410 per saham. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) turut mengalami kenaikan harga saham 4,55% ke level Rp 690 per saham. Emiten lainnya, PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) mencatat kenaikan harga saham 3,12% ke level Rp 990 per saham.

Di sisi lain, harga saham PT PAM Mineral Tbk (NICL) melemah tipis 0,27% ke level Rp 1.835 per saham. Saham NICL juga tengah dalam pengawasan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan berstatus Unusual Market Activity (UMA).

Baca Juga: Unilever (UNVR) Melepas Bisnis Teh Sariwangi Rp 1,5 Triliun

Selanjutnya: Mitra Komunikasi Nusantara (MKNT) Raih Rp 822,92 Miliar, Siap Caplok Dua Perusahaan

Menarik Dibaca: 5 Olahraga untuk Mengencangkan Payudara Kendur, Bisa Dilakukan di Rumah!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×