kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.854   11,00   0,07%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Harga Nikel Tembus US$ 18.000 per Ton, Mayoritas Harga Saham Emiten Nikel Melesat


Rabu, 07 Januari 2026 / 15:07 WIB
Harga Nikel Tembus US$ 18.000 per Ton, Mayoritas Harga Saham Emiten Nikel Melesat
ILUSTRASI. IHSG Melemah-Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis) Mayoritas saham-saham emiten produsen nikel mengalami lonjakan harga di tengah tren penguatan harga komoditas tersebut.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mayoritas saham-saham emiten produsen nikel mengalami lonjakan harga di tengah tren penguatan harga komoditas tersebut.

Mengutip Trading Economics, harga nikel di pasar global berada di level US$ 18.506 per ton pada Rabu (7/1) siang atau melonjak 24,33% dalam sebulan terakhir. Bila ditelusuri, tren kenaikan harga nikel dimulai sejak pertengahan Desember 2025.

Sebelum periode tersebut, harga nikel lebih sering bergerak di area US$ 15.000 per ton. Bahkan, pada awal Desember lalu harga komoditas ini sempat terkoreksi di kisaran level US$ 14.000 per ton.

Baca Juga: Mitra Komunikasi Nusantara (MKNT) Raih Rp 822,92 Miliar, Siap Caplok Dua Perusahaan

Sejumlah saham emiten nikel pun terpantau mengalami penguatan harga pada perdagangan intraday Rabu (7/1). Contohnya, harga saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) melesat 13,33% ke level Rp 6.375 per saham.

Harga saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel juga menguat 8,46% ke level Rp 1.410 per saham. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) turut mengalami kenaikan harga saham 4,55% ke level Rp 690 per saham. Emiten lainnya, PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) mencatat kenaikan harga saham 3,12% ke level Rp 990 per saham.

Di sisi lain, harga saham PT PAM Mineral Tbk (NICL) melemah tipis 0,27% ke level Rp 1.835 per saham. Saham NICL juga tengah dalam pengawasan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan berstatus Unusual Market Activity (UMA).

Baca Juga: Unilever (UNVR) Melepas Bisnis Teh Sariwangi Rp 1,5 Triliun

Selanjutnya: Mitra Komunikasi Nusantara (MKNT) Raih Rp 822,92 Miliar, Siap Caplok Dua Perusahaan

Menarik Dibaca: 5 Olahraga untuk Mengencangkan Payudara Kendur, Bisa Dilakukan di Rumah!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×