kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Rupiah ditutup melemah tipis 0,04% ke Rp 14.172 per dolar AS


Rabu, 16 Oktober 2019 / 16:09 WIB
ILUSTRASI. Teller Bank Mandiri menunjukkan uang pecahan Dolar AS dan Rupiah di Bank Mandiri KCP Jakarta DPR, Senin (7/1/2019).


Reporter: Azis Husaini | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Nilai tukar rupiah ditutup melemah di pertengahan pekan ini. Rabu (16/10) pukul 15.59 WIB, rupiah spot melemah 0,04% ke Rp 14.172 per dolar Amerika Serikat (AS).

Sedangkan kurs di JISDOR rupiah juga melemah 0,33% di level Rp 14.187 per dolar AS. Ini adalah pelemahan rupiah dalam tiga hari berturut-turut sejak awal pekan. Dalam tiga hari, pelemahan rupiah mencapai 0,37%. 

Baca Juga: Rupiah hari ini melemah tipis 0,01% ke Rp 14.168 per dolar AS

Indonesia mencatat defisit neraca dagang US$ 1,95 miliar dalam sembilan bulan pertama tahun ini. Sementara ekspor di bulan September turun 1,29%.

Goldman Sachs dalam riset yang dikutip Bloomberg mengungkapkan bahwa obligasi negara bertenor 10 tahun masih menarik dengan yield 7,3%. Jonathan Sequeira, analis Goldman Sachs mengungkapkan bahwa nilai wajar yield ini menurut hitungan Goldman adalah 5,8%.

Goldman memperkirakan BI akan kembali memangkas suku bunga sebesar 25 basis points pada bulan Oktober. 

Baca Juga: Prediksi Kurs Rupiah: Tertekan Sentimen AS-China Prediksi Kurs Rupiah: Tertekan Sentimen AS-China

Tak cuma rupiah, mayoritas mata uang Asia pun melemah pada pagi ini. Penguatan hanya tampak pada yen, baht, dan dolar Hong Kong.

Menurut data Bloomberg, rupiah tercatat menguat 1,4% sejak awal tahun. Posisi rupiah ini terbaik ketiga setelah baht yang menguat 6,28% dan peso yang menguat 1,62%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×