kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Rupiah berpotensi menguat pasca RDG BI


Rabu, 23 Agustus 2017 / 07:33 WIB


Reporter: Nisa Dwiresya Putri | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - Pelaku pasar masih mengantisipasi hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI). Pada penutupan perdagangan Selasa (22/8), nilai tukar rupiah di pasar spot menguat sekitar 0,05% menjadi Rp 13.344 per dollar AS. Sedang kurs tengah rupiah di Bank Indonesia terapresiasi 0,12% ke Rp 13.338 per dollar AS.

"Sejak kemarin Senin (21/8), ekspektasi pasar terhadap BI 7-day reverse repo rate semakin tinggi," ujar Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri, kemarin. Bank sentral Indonesia akhirnya memutuskan suku bunga acuan turun ke level 4,50%. Di saat yang sama, dari AS tidak banyak data ekonomi yang dapat memperkuat kurs the greenback. Jadi tak heran bila rupiah menguat.

Research & Analyst Valbury Asia Lukman Leong melihat, rupiah menguat karena pasar mengantisipasi volatilitas hingga seminggu ke depan setelah rapat direksi BI. Tapi, investor perlu waspada, lantaran dollar AS dalam tren menguat.

Alasannya, pasar global mengantisipasi simposium ekonomi yang bakal digelar The Fed pada Kamis dan Jumat pekan ini. Simposium ini akan menjadi petunjuk terkait rencana The Fed menaikkan suku bunga.

Hari ini (23/8), Lukman memprediksi, kurs rupiah bergerak di Rp 13.300-Rp 13.375. Reny memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp 13.320-Rp 13.360 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×