kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.790.000   -15.000   -0,53%
  • USD/IDR 16.909   -48,00   -0,28%
  • IDX 8.992   -18,15   -0,20%
  • KOMPAS100 1.239   1,44   0,12%
  • LQ45 875   3,69   0,42%
  • ISSI 330   0,16   0,05%
  • IDX30 448   2,63   0,59%
  • IDXHIDIV20 528   6,59   1,26%
  • IDX80 138   0,26   0,19%
  • IDXV30 146   2,21   1,53%
  • IDXQ30 144   1,54   1,08%

Rupiah Berpeluang Menguat pada Senin (8/12/2025), Terdorong Sentimen FOMC The Fed


Minggu, 07 Desember 2025 / 11:47 WIB
Rupiah Berpeluang Menguat pada Senin (8/12/2025), Terdorong Sentimen FOMC The Fed
ILUSTRASI. Rupiah diproyeksikan menguat ke Rp 16.550?16.700 per dolar menjelang FOMC Desember 2025. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/29/09/2025


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan rupiah pada awal pekan depan diprediksi menguat, dipengaruhi oleh sentimen pasar yang mulai fokus pada keputusan Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan memberi arah awal pemangkasan suku bunga tahun 2026.

Kepala Ekonom Bank Permata Bank Josua Pardede  memperkirakan rupiah berpotensi terapresiasi sejalan dengan FOMC bulan Desember, yang diperkirakan memberikan gambaran arah pemotongan suku bunga di tahun 2026. 

Sependapat, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong juga menyebut pergerakan rupiah pada Senin (8/12/2025) akan dipengaruhi oleh sentimen investor yang akan cenderung wait and see menjelang FOMC Rabu malam.

Baca Juga: Sektor Rumah Sakit Diproyeksi Cerah pada 2026, Simak Rekomendasi Sahamnya

Selain itu, menurut Lukman, tidak ada data ekonomi penting lain baik dari dalam maupun luar negeri yang akan banyak memberi dampak.

Dia memproyeksi rupiah pada Senin (8/12/2025) akan berada di rentang Rp 16.600 - Rp 16.700 per dolar AS.

Sementara Josua memproyeksi rupiah pada Senin (8/12/2025) akan bergerak di kisaran Rp 16.550 - Rp 16.700 per dolar AS.

Asal tahu saja, rupiah spot ditutup menguat 0,03% ke Rp 16.648 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Jumat (5/12/2025). Dalam sepekan, rupiah menguat 0,16% dari posisi Rp 16.675 per dolar AS pada Jumat (28/11/2025). 

Sementara itu, kurs rupiah Jisdor hari Jumat (5/12/2025) justru melemah tipis 0,05% menjadi Rp 16.655 per dolar AS. Dalam sepekan, kurs rupiah Jisdor menguat tipis 0,04% dari Rp 16.661 per dolar AS pada Jumat pekan lalu.

Baca Juga: Rupiah Menguat 0,16% Dalam Sepekan, Simak Proyeksinya untuk Pekan Depan

Sedikit mereview, Josua menyebut bahwa rupiah sepekan terakhir melanjutkan pergerakannya yang terbatas di tengah ketidakpastian terkait sinyal dari pasar tenaga kerja AS di bulan November 2025. 

"Pada hari Jumat (5/12/2025), rupiah sendiri dibuka melemah terbatas, namun kemudian berbalik arah setelah rilis data cadangan devisa," ujar Josua kepada Kontan, Jumat (5/12/2025).

Posisi cadangan devisa bulan November 2025 meningkat menjadi US$ 150,1 miliar dari sebelumnya US$ 149,9 miliar, didukung oleh penarikan utang luar negeri. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×