kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.531.000   5.000   0,20%
  • USD/IDR 18.185   26,00   0,14%
  • IDX 5.114   57,23   1,13%
  • KOMPAS100 660   8,80   1,35%
  • LQ45 520   5,05   0,98%
  • ISSI 171   1,47   0,87%
  • IDX30 292   2,31   0,80%
  • IDXHIDIV20 393   1,58   0,40%
  • IDX80 76   0,94   1,24%
  • IDXV30 110   0,58   0,53%
  • IDXQ30 98   0,00   0,00%

Rupiah berbalik menguat ke Rp 13.878 per dolar AS


Selasa, 07 Januari 2020 / 16:39 WIB
ILUSTRASI. Seorang teller PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menghitung uang pecahan Rp100 ribu di Kantor Pusat BNI, Jakarta, Kamis (19/12).


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah berhasil berbalik arah setelah indeks dolar Amerika Serikat (AS) melemah. Mengutip Bloomberg, Selasa (7/1) rupiah di pasar spot menguat 0,47% menjadi Rp 13.878 per dolar AS. 

Setali tiga uang, rupiah pada kurs tengah Bank Indonesia (BI) juga menanjak 0,30% ke posisi Rp 13.919 per dolar AS.

Penguatan mata uang rupiah sejalan dengan penguatan mata uang Asia lainnya. Di kawasan, penguatan tertinggi di cetak yuan China yang naik 0,56% atas dolar AS. Di susul peso Filipina yang naik 0,51%. Hanya baht Thailand dan dolar Hong Kong yang melemah. 

Baca Juga: Rupiah masih akan melemah, dipicu kisruh geopolitik

Menurut Direktur Garuda Berjangka Ibrahim, penguatan mata uang Asia berkat pelemahan indeks dolar AS. Pasar pun berhati-hati tentang situasi di Timur Tengah dengan meningkatnya kekhawatiran tentang konflik bersenjata antara AS dan Iran.

"Selain itu pasar menunggu data neraca dagang dan pesanan pabrik AS yang dirilis Selasa malam," kata Ibrahim. 

Hal ini membuat dia optimistis, pergerakan rupiah pada Rabu (8/1), berada di kisaran Rp 13.850-Rp 13.950 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×