kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Rumor dibeli Chairul Tanjung, saham GIAA terbang


Jumat, 27 April 2012 / 11:11 WIB
ILUSTRASI. Karyawan berjalan di dekat 'envirotainer' berisi vaksin COVID-19 AstraZeneca. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/wsj.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) pagi ini menanjak tinggi. Pada pukul 11.03, saham GIAA melaju 6,15% menjadi Rp 690.

Data Bloomberg menunjukkan, tiga sekuritas yang paling gencar mengoleksi saham maskapai penerbangan ini antara lain: Credit Suisse Securities senilai Rp 1,53 triliun, Samuel Sekuritas senilai Rp 8,58 miliar, dan Bahana Securities senilai Rp 5,51 miliar.

Disinyalir, lonjakan saham GIAA berkaitan dengan rumor yang beredar di pasar saham. Seperti yang diberitakan Tribunnews, Chairul Tanjung dikabarkan membeli saham Garuda melalui PT Trans Airways sebanyak 2,47 miliar saham atau 10,88%. Saham Garuda Indonesia ini dibeli seharga 620 per lembar.

Selama ini sisa saham maskapai pelat merah ini dikuasai oleh tiga perusahaan sekuritas penjamin emisi. Ketiga saham penjamin emisi Garuda itu adalah PT Danareksa Sekuritas, PT Bahana Securities dan PT Mandiri Securities.

Menurut informasi, pengambilalihan saham akan dilakukan hari ini, Jumat (27/4). Dokumen jual beli sudah diteken oleh ketiga perusahaan sekuritas. "Crossing dilaksanakan besok (hari ini), dokumen jual belinya sudah diteken, jadi saham itu diambil alih CT," ungkap sumber kepada Tribunnews di Jakarta Kamis (26/4).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×