Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rugi PT Waskita Karya Tbk (WSKT) tercatat membengkak di 2025.
Melansir laporan keuangan WSKT di keterbukaan informasi, Selasa (31/3/2026), rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan alias rugi bersih sebesar Rp 3,92 triliun di 2025. Kerugian ini naik 51,71% dari rugi Rp 2,58 triliun di 2024.
Kerugian WSKT mulanya didorong dari penurunan pendapatan. Sepanjang 2025, pendapatan usaha Waskita turun 17,63% secara tahunan alias year on year (YoY) menjadi Rp 8,81 triliun.
Baca Juga: Waskita Karya (WSKT) Catat Nilai Kontrak Baru Rp 12,52 Triliun Sepanjang 2025
Segmen jasa konstruksi menyumbang paling besar ke pendapatan, yaitu Rp 6,76 triliun. Lalu, segmen pendapatan jalan tol berkontribusi Rp 1,15 triliun, segmen penjualan precast Rp 682,72 miliar, dan segmen pendapatan hotel Rp 103,03 miliar.
Kemudian, segmen pendapatan properti menyumbang Rp 61,56 miliar, segmen penjualan infrastruktur Rp 39,67 miliar, serta segmen sewa gedung dan peralatan Rp 8,75 miliar.
Beban pokok pendapatan ikut turun dari Rp 9,28 triliun di 2024 menjadi Rp 7,23 triliun di 2025.
Laba bruto pun menjadi Rp 1,57 triliun sepanjang 2025, naik 11,59% YoY dari Rp 1,41 triliun di tahun sebelumnya.
Pos beban WSKT terpantau naik sepanjang tahun lalu. Misalnya, beban lain-lain naik menjadi Rp 953,54 miliar di 2025, dari Rp 102,32 miliar di 2024. Lalu, beban pajak penghasilan menjadi Rp 91,43 miliar di 2025, dari sebelumnya Rp 49,13 miliar.
Sementara itu, bagian laba bersih entitas asosiasi dan ventura bersama menjadi Rp 97,52 miliar pada tahun lalu, merosot dari Rp 206,56 miliar.
Dengan kinerja tersebut, rugi per saham dasar menjadi Rp 136,38 di 2025, naik dari rugi per saham dasar Rp 89,89 di 2024.
Per 31 Desember 2025, WSKT punya total aset Rp 70,73 triliun. Ini turun dari Rp 77,15 triliun per 31 Desember 2024.
Total liabilitas perseroan sebesar Rp 67,06 triliun di akhir Desember 2025, turun dari Rp 69,27 triliun di akhir Desember 2024. Sementara, jumlah ekuitas tercatat Rp 3,67 triliun per akhir 2025, turun dari Rp 7,88 triliun di akhir tahun 2024.
WSKT memiliki kas dan setara kas akhir tahun sebesar Rp 4,4 triliun di akhir Desember 2025, naik dari Rp 2,51 triliun di periode sama tahun lalu.
Baca Juga: Eskalasi Timur Tengah Memanas, Rupiah Melemah ke Rp 17.002 per Dolar AS
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













