CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Rugi di semester I-2020, simak strategi perbaikan kinerja Megapower Makmur (MPOW)


Minggu, 23 Agustus 2020 / 15:31 WIB
ILUSTRASI. Perusahaan pembangkit listrik Megapower Makmur Tbk


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan yang bergerak di bidang pembangkit listrik PT Megapower Makmur Tbk (MPOW) berupaya bangkit usai kinerjanya lesu di paruh pertama tahun ini.

Sebagai informasi, pendapatan MPOW merosot 37,79% (yoy) menjadi Rp 18,68 miliar di semester I-2020. Di saat yang sama, perusahaan ini menderita kerugian bersih sebanyak Rp 2,48 miliar.

Corporate Secretary Megapower Makmur Arif Abdillah Aldy mengatakan, kerugian bersih yang dialami MPOW tak lepas dari kerugian selisih kurs perusahaan di semester satu lalu yang mencapai Rp 3,61 miliar. Padahal, perusahaan ini sempat membukukan laba selisih kurs sebesar Rp 3,27 miliar.

Baca Juga: Kurang mumpuni, Megapower Makmur (MPOW) cetak rugi Rp 2,48 miliar di semester I-2020

“Selain itu, terdapat juga penurunan daya di sektor operasi yang membuat perusahaan mengalami kerugian,” tambah dia, Sabtu (22/8).

Aldy juga membeberkan, MPOW harus membayar denda sebesar Rp 685,58 juta di semester I-2020. Padahal, jika tidak ada denda tersebut, maka MPOW bisa saja meraih penjualan listrik sebesar Rp 19,36 miliar. MPOW sendiri menjual seluruh energi listriknya kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).

Dia beralasan, pihak MPOW harus melakukan perbaikan-perbaikan mesin pembangkit listrik yang beroperasi sehingga hal tersebut mengurangi asupan listrik ke PLN. “Perbaikan mesin cukup memakan waktu. Selama perbaikan, mesin tidak bisa berproduksi,” tambahnya.




TERBARU

[X]
×