kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Reksadana Emco bermasalah, manager investasi lain masih optimistis


Selasa, 28 Januari 2020 / 10:45 WIB
ILUSTRASI. Reksadana saham Emco bermasalah


Reporter: Muhammad Kusuma | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nasib Emco Asset Management yang tengah bermasalah dengan penurunan nilai aktiva bersih (NAB) pada reksadana sahamnya tak membuat manager investasi lainnya gentar. 

Head of Investment Avrist Asset Management Farash Farich mengatakan, untuk saat ini kinerja reksadana saham Avrist masih cukup mumpuni. Terlebih dalam pemilihan portofolionya, Avrist memperhitungkan faktor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), fundamental bisnis, valuasi perusahaan hingga faktor makro ekonomi baik dalam maupun luar negeri.

Selain itu portofolio reksadana saham Avrist juga disusun dengan perancangan yang matang sehingga reksadana saham mereka masih memiliki kinerja yang baik.

Baca Juga: OJK tegaskan Emco harus cabut larangan redemption

"Karena portofolionya mayoritas berisi saham dengan kapitalisasi besar yang relatif fundamental, valuasi dan likuiditasnya baik sehingga kasus seperti itu tidak terpengaruh," kata dia, Selasa (28/1).

Setali tiga uang, Direktur PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM) Yulius Manto pun menyebut, penempatan portofolio yang baik akan menjamin kinerja produk reksadananya. 

Karena itu, Batavia Prosperindo menegaskan hanya berinvestasi pada saham yang memiliki fundamental yang baik serta valuasi menarik.

Baca Juga: Minim penerbitan baru, MI optimistis reksadana saham masih prospektif




TERBARU

[X]
×