kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.593.000   1.000   0,04%
  • USD/IDR 17.693   -14,00   -0,08%
  • IDX 6.437   -24,30   -0,38%
  • KOMPAS100 850   -5,62   -0,66%
  • LQ45 647   -3,80   -0,58%
  • ISSI 223   -0,27   -0,12%
  • IDX30 359   -2,55   -0,71%
  • IDXHIDIV20 447   -3,40   -0,76%
  • IDX80 97   -0,66   -0,67%
  • IDXV30 124   -0,63   -0,51%
  • IDXQ30 116   -0,92   -0,79%

Reksadana Emco bermasalah, manager investasi lain masih optimistis


Selasa, 28 Januari 2020 / 10:45 WIB
ILUSTRASI. Reksadana saham Emco bermasalah


Reporter: Muhammad Kusuma | Editor: Anna Suci Perwitasari

Setidaknya ada tiga hal yang menjadi pertimbangan Batavia Prosperindo dalam pemilihan saham yakni, pertama angka finansial perusahaan yang berdasarkan laporan keuangan resmi dari perusahaan bersangkutan.

Kedua, valuasi saham dari perusahaan bersangkutan terhadap peers dan indeks. Ketiga, likuiditas serta franchise value saham perusahaan yang pilih.

"Hal-hal tadi selalu menjadi pertimbangan tim investasi kami," terangnya.

Baca Juga: Duh, Investor Reksadana Saham Emco Tidak Bisa Menarik Dana

Kedua manajer investasi yakin kinerja reksadana saham tidak akan terdampak dua kasus tersebut. Bahkan, mereka optimis kinerja reksadana saham akan meningkat di tahun ini seiring dengan proyeksi IHSG yang juga naik hingga 9% sampai akhir tahun.

Farash memproyeksikan dana kelolaan atau assets under management (AUM) Avrist di tahun ini bakal naik sekitar 33% menjadi Rp 8 triliun. 

Sedangkan Batavia Prosperindo menargetkan, dana kelolaan bisa naik minimal 20% hingga bisa mencapai Rp 60 triliun di akhir 2020 mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×