kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Rating China digunting, pasar obligasi kena imbas


Selasa, 30 Mei 2017 / 22:52 WIB
Rating China digunting, pasar obligasi kena imbas


Reporter: Olfi Fitri Hasanah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kepala Divisi Operasional IBPA Ifan Mohamad Ihsan mengamati tren di pasar obligasi sebenarnya sedang bergerak terbatas akibat minim sentimen.

Ia bilang, pasar kini di posisi menunggu sentimen lanjutan. Terutama dari penurunan peringkat utang China oleh Moody's menjadi AA3 dan potensi kenaikan kembali suku bunga The Fed pada Juni mendatang.

Penurunan peringkat utang China disinyalir akan berimbas pada pasar obligasi Indonesia. Sebagai salah satu negara yang melakukan kerja sama strategis dengan Indonesia di bidang perdagangan, penurunan rating China akan berpengaruh ke perdagangan kedua negara bersangkutan.

Mengutip pernyataan Moody's saat menurunkan peringkat China, dikatakan bahwa kekuatan finansial negara tersebut akan terkikis selama beberapa tahun ke depan. Diiringi juga dengan utang ekonomi yang turut meningkat seiring melambatnya pertumbuhan perekonomian negeri Tirai Bambu.

“Kondisi demikian, berpotensi menambah ketidakpastian global, karena China merupakan salah satu yang cukup berpengaruh di dunia,” tambahnya.

Selain itu, beberapa hari ke belakang, kedua negara tersebut vakum dari aktivitas di pasar karena hari libur nasional. “Jadi kemungkinan investor di sana off sementara dalam bertransaksi di pasar obligasi Indonesia,” ucapnya.

Ia memaparkan, aktivitas di pasar sekunder tampak sepi sejak awal pekan. Senin (29/5), jumlah transaksi di pasar sekunder turun 26,13% dari 574 kali transaksi jadi hanya 424 transaksi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×