kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.805   20,00   0,12%
  • IDX 7.923   -406,88   -4,88%
  • KOMPAS100 1.108   -57,53   -4,94%
  • LQ45 806   -27,29   -3,27%
  • ISSI 278   -19,24   -6,46%
  • IDX30 421   -8,88   -2,07%
  • IDXHIDIV20 505   -4,36   -0,85%
  • IDX80 123   -5,79   -4,48%
  • IDXV30 135   -3,57   -2,57%
  • IDXQ30 137   -1,44   -1,04%

Rating China digunting, rupiah loyo ke Rp 13.311


Rabu, 24 Mei 2017 / 16:50 WIB
Rating China digunting, rupiah loyo ke Rp 13.311


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Laju penguatan nilai tukar rupiah terhenti dan kembali menyentuh level Rp 13.300 per dollar Amerika Serikat (AS). Mengutip data Bloomberg Rabu (24/5), di pasar spot rupiah ke level Rp 13.311 per dollar AS atau melemah 0,09% dari posisi kemarin Rp 13.299 per dollar AS.

Mengutip Reuters, mata uang Asia hari ini memang tengah melemah terseret keputusan Moody yang tidak diduga menurunkan peringkat utang China. Di samping itu, pelaku pasar juga tengah menanti hasil keputusan FOMC.  

Moody's Investors Services menurunkan peringkat karena kekuatan finansial ekonomi terbesar kedua di dunia akan menyusut di tahun-tahun mendatang. Keputusan ini menjadi sentimen kekhawatiran meningkatnya biaya pinjaman dan tanda-tanda perlambatan ekonomi China.

Bursa saham Asia di luar Jepang ditutup lebih rendah 0,3%, meski sempat menguat ikuti jejak Wall Street semalam. “Sangat jelas ini menjadi sentimen negatif, terutama pada saat China ingin restrukturisasai BUMN,” kata Vishnu Varathan, kepala ekonom Bank Mizuho.  

Yuan China turun 0,04%, menjadikan sesi keempat penurunan dalam lima hari terakhir. Selain itu, para analis meyakini mata uang yang ekonominya bergantung pada ekspor ke China bakal ikut tertekan.

"Untuk beberapa hal, yen mungkin akan terpengaruh. Komoditas terkait mata uang di wilayah ini juga seperti IDR (rupiah Indonesia) dan peso (Filipina)," kata Saktiandi Supaat, kepala riset FX di Maybank di Singapura.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×