kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.778   37,00   0,21%
  • IDX 6.450   44,59   0,70%
  • KOMPAS100 838   4,85   0,58%
  • LQ45 634   1,80   0,29%
  • ISSI 227   2,30   1,02%
  • IDX30 355   0,60   0,17%
  • IDXHIDIV20 433   0,50   0,11%
  • IDX80 96   0,52   0,55%
  • IDXV30 121   0,57   0,47%
  • IDXQ30 113   0,02   0,02%

Saham Naik 50% Sepekan, Intip Profil Emiten NICE, Lini Bisnis, dan Kinerja Keuangan


Kamis, 27 Agustus 2026 / 11:21 WIB
Saham Naik 50% Sepekan, Intip Profil Emiten NICE, Lini Bisnis, dan Kinerja Keuangan
ILUSTRASI. PT Adhi Kartiko Pratama Tbk Melantai di Bursa Saham (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Penulis: Bimo Adi Kresnomurti | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Cek profil emiten NICE yang alami kenaikan signifikan pekan ke-4 bulan Agustus 2026. Saham PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE) kembali menjadi perhatian investor setelah mencatat penguatan tajam pada perdagangan pekan ini.

Pada Rabu (26 Agustus 2026), saham NICE bahkan melesat 35% ke level Rp340 per saham dan masuk jajaran saham yang menyentuh Auto Rejection Atas (ARA).

Apabila menggunakan pergerakan harga dalam beberapa hari terakhir, penguatan NICE memang cukup agresif. Namun, klaim kenaikan 50% dalam satu pekan perlu disesuaikan dengan periode perdagangan yang digunakan.

Data BEI menunjukkan NICE mencatat kinerja 5 hari sekitar 50%, sementara kenaikan perdagangan sesi 1 hari ini Kamis (27/8) mencapai sekitar 18%.

Lalu, seperti apa profil emiten ini? Cek informasi menarik terkait saham NICE ini.

Baca Juga: Masuk Radar UMA, Cek Profil Emiten AYAM, Lini Bisnis, dan Kinerja Terkini

Profil Saham NICE

PT Adhi Kartiko Pratama Tbk merupakan perusahaan yang bergerak terutama di sektor pertambangan bijih nikel. Perseroan didirikan pada 2008 dan mulai beroperasi secara komersial pada 2013. Saham NICE resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 9 Januari 2024.

Perseroan berkantor pusat di Kendari, Sulawesi Tenggara. Dari sisi bisnis, NICE berada dalam rantai industri nikel yang menjadi salah satu komoditas penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik dan industri baterai.

Berdasarkan data perusahaan yang tersedia, NICE memiliki sekitar 877-939 karyawan, dengan Chang Pyo Hong sebagai Direktur Utama.

Baca Juga: Lanjutkan Penguatan, Cek Profil Emiten KIJA, Lini Bisnis, dan Kinerja Terbaru Q2 2026

Lini Bisnis NICE

Bisnis utama NICE adalah pertambangan bijih nikel. Selain aktivitas pertambangan, perseroan juga memiliki kegiatan usaha pendukung yang berkaitan dengan rantai industri dan logistik pertambangan.

Beberapa lini usaha yang tercantum antara lain:

  • Pertambangan bijih nikel.
  • Jasa pelabuhan dan terminal.
  • Pengelolaan fasilitas dermaga dan kegiatan bongkar muat.
  • Jasa kawasan industri.
  • Jasa pengujian analisis dan teknis.
  • Kegiatan pendukung transportasi dan logistik komoditas.

Dengan model tersebut, NICE tidak hanya mengandalkan aktivitas penambangan, tetapi juga memiliki sejumlah kegiatan penunjang yang berhubungan dengan ekosistem pertambangan dan pengiriman komoditas.

Baca Juga: PTRO Miliki 19,88% Saham, Cek Profil Emiten SINI, Lini Bisnis, dan Kinerja Terbarunya

Kinerja Keuangan Terbaru NICE

Melansir data BEI, kinerja NICE hingga semester I 2026 menunjukkan adanya pertumbuhan positif. Perseroan membukukan pendapatan Rp1,01 triliun hingga 30 Juni 2026 , melonjak dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp478,14 miliar.

Dengan demikian, pendapatan meningkat sekitar 111,7% secara tahunan. Pertumbuhan pendapatan tersebut juga diikuti peningkatan laba bruto. Laba bruto NICE mencapai Rp274,60 miliar, naik dari Rp132,87 miliar pada semester I 2025.

Berikut ringkasan kinerja keuangan NICE:

Kinerja Semester I 2026 Semester I 2025 Perubahan
Pendapatan Rp1,01 triliun Rp478,14 miliar +111,7%
Beban pokok pendapatan Rp735,79 miliar Rp345,26 miliar +113,1%
Laba bruto Rp274,60 miliar Rp132,87 miliar +106,7%
Laba sebelum pajak Rp223,24 miliar Rp123,77 miliar +80,4%
Laba yang diatribusikan kepada pemilik Rp170,14 miliar Rp94,10 miliar +80,8%

Angka tersebut menunjukkan bahwa peningkatan pendapatan NICE tidak hanya berasal dari kenaikan penjualan, tetapi juga mampu menghasilkan pertumbuhan laba yang signifikan.

Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik sekitar 80,8% menjadi Rp170,14 miliar.

Tonton: Demo 27 Agustus di DPR, Polri Hormati Aspirasi Warga dan Minta Aksi Tetap Damai

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×