kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.705.000   1.000   0,06%
  • USD/IDR 16.290   30,00   0,18%
  • IDX 6.750   -53,40   -0,78%
  • KOMPAS100 997   -8,64   -0,86%
  • LQ45 770   -6,78   -0,87%
  • ISSI 211   -0,72   -0,34%
  • IDX30 399   -2,48   -0,62%
  • IDXHIDIV20 482   -1,69   -0,35%
  • IDX80 113   -1,02   -0,90%
  • IDXV30 119   -0,06   -0,05%
  • IDXQ30 131   -0,75   -0,57%

Ramayana klaim ada investor tertarik Robinson


Jumat, 21 Februari 2014 / 20:39 WIB
Ramayana klaim ada investor tertarik Robinson
ILUSTRASI. Dari kiri ke kanan Director Batavia Prosperindo Aset Manajemen Eri Kusnadi, Deputy Director INDEF Eko Listiyanto, dan Praktisi Perencanaan Keuangan dan Investasi Benny Sufami


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mengaku mendapat tawaran dari beberapa investor untuk mengembangkan salah satu asetnya, supermarket Robinson. 

Setyadi Surya, Direktur dan Sekretaris Perusahaan RALS mengatakan, RALS memang tengah mencari partner untuk mengembangkan Robinson. Namun, untuk saat ini dia membantah ada kesepakatan menjual asetnya itu ke investor. 

"Dalam jangka pendek kami belum berencana divestasi. Tetapi memang sedang ada pembicaraan dengan beberapa investor yang berminat, saat ini ingin partnership saja," katanya ke KONTAN, Jumat (21/2).

Dia enggan menjelaskan siapa calon partner yang akan dilibatkan dalam pengembangan Robinson. Dia berharap partner baru memberikan nilai tambah ke Robinson.

RALS memang mengalami kendala dalam pengembangan bisnis supermarket yang bersaing dengan pasar tradisional. Namun dia memastikan RALS masih akan tetap fokus di bisnis ritel. "Strateginya kami hanya ingin mengembangkan outlet dan mendorong efisiensi," kata dia. 

Rumor yang beredar, RALS ingin menjual saham Robinson senilai US$ 300 juta. 

Tahun ini, perseroan akan menambah enam gerai untuk department store Ramayana, dan menganggarkan belanja sebesar Rp 300 miliar. Setyadi memperkirakan penjualan RALS di 2013 sebesar Rp 8 triliun dan menjadi Rp 8,5 triliun di tahun 2014. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

[X]
×