kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

PTPP Kurangi Sejumlah Kegiatan Usaha, Ini Alasannya


Senin, 20 Maret 2023 / 17:22 WIB
ILUSTRASI. PT PP Tbk (PTPP) melepas sejumlah kegiatan usahanya.


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PP (Persero) Tbk (PTPP) melepas sejumlah kegiatan usahanya. Pengurangan kegiatan usaha lantaran PTPP tidak dapat menggabungkan kegiatan usaha tersebut.

Adapun kegiatan usaha yang dikurangi meliputi perdagangan besar semen, kapur, pasir, dan batu. Lalu, perdagangan bahan bakar padat, cair dan gas serta produk terkait.

Sekretaris Perusahaan PTPP Bakhtiyar Effendi mengatakan, berdasarkan analisis kelayakan keuangan dan beberapa hal lainnya, pengurangan kegiatan usaha ini tidak mempengaruhi kelangsungan usaha. Sebabnya, proyek belum dijalankan oleh PTPP.

"Setelah melakukan analisis studi kelayakan yang meliputi beberapa hal seperti legalitas, pasar, pola bisnis, model manajemen, teknis, dan kelayakan keuangan, lembaga penilai berpendapat rencana PTPP mengurangi kegiatan usaha tersebut adalah layak," ujarnya dalam keterbukaan informasi, Senin (20/3).

Baca Juga: PTPP Tawarkan Obligasi Rp 955,5 Miliar Buat Bayar Utang, Imbal Hasilnya Atraktif

Adapun dalam kegiatan usaha perdagangan besar semen, kapur, pasir, dan batu untuk bahan konstruksi mencakup beberapa produk, antara lain semen portland putih, semen portland abu-abu, dan semen posolan kapur. Kemudian, dalam kegiatan usaha yang mencakup perdagangan besar bahan bakar gas, cair dan padat, serta produk sejenisnya, antara lain minyak bumi mentah, minyak mentah, bahan bakar diesel, dan gasoline.

Bakhtiyar mengatakan PTPP tidak dapat menggabungkan kegiatan usaha tersebut lantaran telah memiliki Izin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP) Nomor 168/1/IUJP/PMDN/2019 yang diterbitkan pada 13 September 2019. IUJP tersebut diperoleh karena PTPP memiliki aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya.

"Konsekuensi hukum yang harus dijalani PTPP adalah untuk mengubah kegiatan usaha dengan menghapus kegiatan usaha yang tidak dapat digabungkan dengan kegiatan usaha pada Anggaran Dasar dan perizinan lainnya," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×