kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Bolt.new Akuisisi Dokai, Perkuat Bisnis AI Enterprise


Minggu, 04 Oktober 2026 / 09:28 WIB
Bolt.new Akuisisi Dokai, Perkuat Bisnis AI Enterprise
ILUSTRASI. OECD-ECONOMY/ (REUTERS/Dado Ruvic)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Platform pengembangan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI), Bolt.new mengambil alih alias mengakuisisi Dokai, startup AI asal San Francisco yang mengembangkan agen otonom untuk perusahaan.

Melalui akuisisi ini, Co-Founder Dokai Gerry Fernando Patia bersama timnya akan bergabung dengan organisasi AI dan machine learning Bolt.new. Namun, nilai transaksi akuisisi tersebut tidak diungkapkan.

Dokai mengembangkan agen AI otonom untuk menjalankan berbagai alur kerja pemasaran dan penjualan (go-to-market) di perusahaan. Teknologinya mencakup riset prospek, penentuan prioritas akun, serta pengayaan data sistem manajemen hubungan pelanggan (CRM).

Baca Juga: Dibayangi Isu Geopolitik & Kebijakan BI, Simak Proyeksi Rupiah Senin (5/10)

Akuisisi ini berlangsung di tengah pertumbuhan bisnis enterprise Bolt.new. Perusahaan menyebut sekitar separuh pelanggan enterprise-nya mulai membangun aplikasi sebelum kontrak ditandatangani, dengan rata-rata waktu 34 hari hingga aplikasi pertama diterapkan.

CEO sekaligus Co-Founder Bolt.new Eric Simons mengatakan,pengalaman Dokai dalam mengembangkan agen AI yang mampu bekerja langsung di sistem enterprise menjadi salah satu alasan akuisisi tersebut dilakukan.

“Pembeli enterprise tidak terlalu memedulikan apakah agen terlihat bagus saat didemonstrasikan, yang dipedulikan adalah apakah agen mampu bekerja setiap hari,” ujar Eric, tulisnya dalam keterangan resmi yang diterima Kontan, Sabtu (3/10). 

Teknologi Dokai akan diintegrasikan ke dalam platform Bolt.new, termasuk lapisan orkestrasi yang memungkinkan agen merencanakan dan menyelesaikan pekerjaan bertahap di sistem enterprise tanpa keterlibatan manusia dalam setiap langkahnya.

Integrasi tersebut ditujukan untuk memperkuat kemampuan agen Bolt.new dalam menangani proses pembangunan aplikasi yang lebih kompleks dan berlangsung lebih lama. Teknologi ini juga mendukung konektivitas aplikasi dengan sistem enterprise.

Eric menyampaikan pelanggan enterprise akan mulai melihat kemampuan awal yang dikembangkan menggunakan teknologi Dokai pada akhir musim gugur tahun ini. Akuisisi 

Dokai didirikan oleh Gerry Fernando Patia dan Rio Atmadja di San Francisco. Sebelum berfokus pada platform rekayasa AI untuk aktivitas pemasaran dan penjualan enterprise, Dokai mengembangkan teknologi AI yang dapat mempelajari alur kerja perusahaan melalui demonstrasi.

Sementara itu, Bolt.new merupakan platform pengembangan aplikasi web full-stack berbasis AI yang dikembangkan oleh StackBlitz. Platform ini memungkinkan pengguna membangun, menjalankan, dan menerapkan aplikasi melalui instruksi bahasa alami.

Baca Juga: Cermati Saham yang Banyak Ditadah Asing dalam Sepekan Saat IHSG Ambruk ke 6.036

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×