kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Prospek The Fed, MI pilih obligasi tenor menengah


Senin, 13 Maret 2017 / 12:57 WIB
Prospek The Fed, MI pilih obligasi tenor menengah

Berita Terkait

Reporter: Klaudia Molasiarani | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kondisi pasar keuangan global yang masih dibayangi oleh sentimen The Fed, membuat beberapa manajer investasi (MI) meracik produk investas yang dinilai memiliki risiko yang relatif kecil.

Adapun reksadana pendapatan tetap dinilai sebagai instrumen yang lebih aman dibanding produk-produk jenis lainnya. Salah satu MI yang baru saja meluncurkan produk barunya adalah Pratama Capital Asset Management bernama Reksa Dana Pratama Pendapatan Tetap Surat Berharga Negara (SBN).


Direktur Pratama PT Capital Asset Management, Agus Sugianto bilang, produk tersebut resmi mendapat pernyataan efektif dari OJK sejak tanggal 6 Februari 2017. Adapun produk ini telah diluncurkan pada akhir Februari lalu.

Dia mengatakan, permintaan produk reksadana pendapatan tetap akan terus ada lantaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan aturan pada institusi keuangan non bank untuk berinvestasi di SBN. Selain itu, lanjut Agus dari sisi investasi, produk ini relatif lebih aman."Nasabah individu butuh instrumen investasi yang memiliki risiko investasi konservatif-moderat,"katanya.

Terkait kebijakan investasi, pihaknya bakal menaruh minimal 80% dana kelolaan di SBN dengan tenor menengah di kisaran 5 tahun. sementara sisanya akan diinvestasikan ke saham dengan target investasi jangka panjang, Menurut Agus, pihaknya akan menyasar saham yang bergerak di sektor perbankan, infrastruktur, properti, dan konsumer.

Agus pun menargetkan imbal hasil sekitar 1% - 2% di atas deposito 3 bulan. Bagi Anda yang ingin bergabung, pihaknya mematok biaya minimum investasi dan biaya pembelian kembali, masing-masing sebesar Rp 500.000.




TERBARU

Close [X]
×