kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Prospek tahun ini baik, berikut rekomendasi untuk saham sektor telekomunikasi


Minggu, 07 April 2019 / 20:00 WIB


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Yudho Winarto

Senada, Arandi Ariantara Analis Samuel Sekuritas Indonesia dalam riset 22 Februari 2019 mengatakan konsolidasi sektor telekomunikasi akan membawa berkah karena bisa mengurangi risiko perang tarif data yang mengancam keberlanjutan perusahaan telekomunikasi serta menghambat ekspansi ke teknologi 5G. Meski, hingga kini pelaku pasar masih menunggu mengenai kejelasan draft kebijakan tersebut.

Etta Rusdiana Putra, Analis Kresna Securities menambahkan dalam risetnya 28 Desember 2018, di tahun ini bisnis SMS dan voice call akan berlanjut menurun. Namun, penurunan tersebut akan disokong dari pertumbuhan pendapatan dari permintaan data yang lebih tinggi yang disumbang oleh konten video.

Etta menjagokan TLKM di sektor telekomunikasi dengan target harga Rp 4.270 per saham. Etta memproyeksikan hingga akhir tahun pendapatan TLKM bisa tumbuh 4,2% ke Rp 136 triliun dan laba bersih tumbuh ke Rp 19.41 triliun.

Senada, Gani juga menjagokan TLKM di target harga Rp 4.375 per saham karena memiliki jaringan luas dan balance sheet yang baik dibanding kompetitor.

Niko juga menjagokan TLKM, tetapi ia juga melihat EXCL menarik karena volume permintaan data akan meningkat dengan cost behavior yang mulai terkontrol. Niko merekomendasikan buy saham EXCL di target harga Rp 2.800 per saham.

"Pendapatan EXCL paling sensitif terhadap permintaan data, jika permintaan bagus secara bottom line EXCL yang paling diuntungkan," tambah Gani yang merekomendasikan EXCL buy di Rp 3.375 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×