Reporter: Yuliana Hema | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menerima dua pendatang baru, yakni PT Niramas Utama Tbk (JELI) sebagai perusahaan tercatat kedua yang listing di 2026 dan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) menjadi emiten ketiga.
Setelah melewati masa penawaran perdana saham alias Initial Public Offering (IPO) di awal Juli 2026, kedua perusahaan tersebut resmi mencatatkan sahamnya di Bursa pada perdagangan Selasa (7/7/2026).
Dalam perdagangan perdanannya, saham JELI dan JECX sukses menguat hingga menembus batas auto rejection atas (ARA). Harga saham JELI melesat 25% atau naik 225 poin ke level Rp 1.125 per saham. Sementara harga saham JECX naik 25,80% ke posisi Rp 1.560 per saham.
Baca Juga: Bursa Asia Lesu Selasa (7/7) di Tengah Lonjakan Proyeksi Laba Samsung & Pelemahan Yen
Perusahaan pengelola jaringan JEC Eye Hospitals & Clinics ini menawarkan maksimal sekitar 487,98 juta saham atau setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor pasca IPO.
Dalam aksi korporasi, JECX juga menawarkan 162,88 saham divestasi milik DR. Dr. Waldenius Girsang, SpM(K) yang mewakili 2% dari modal ditempatkan disetor pasca penawaran umum saham.
Dengan demikian, dana dari IPO yang berpotensi dikantongi JECX mencapai Rp 609,97 miliar. Ini terdiri dari Rp 406,65 miliar dari penerbitan saham baru dan Rp 203,32 saham hasil divestasi.
Sementara, JELI menawarkan maksimal 266 juta saham biasa atau setara dengan 25,93% dari modal ditempatkan dan disetor pasca IPO. Dus, JELI berpotensi mengantongi dana segar Rp 239 miliar.
Baca Juga: Saham IPO JECX Melantai Di BEI Hari Ini, Akankah Harga Melambung Di Hari Perdana?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














