kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45931,36   3,72   0.40%
  • EMAS1.320.000 -0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Prospek sektor telekomunikasi semakin cerah tersokong kehadiran jaringan 5G


Minggu, 27 Juni 2021 / 21:08 WIB
Prospek sektor telekomunikasi semakin cerah tersokong kehadiran jaringan 5G


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pengetatan aktivitas masih berlanjut akibat jumlah kasus Covid-19 semakin melonjak. Kebutuhan layanan dari sektor telekomunikasi jadi meningkat. Beberapa emiten sektor halo-halo berhasil menumbuhkan kinerja keuangan dari kondisi saat ini.

Dalam jangka panjang,  analis mengatakan prospek sektor telekomunikasi akan cerah seiring usaha para emiten yang terus mengembangkan jaringan.

PT Indosat Tbk (ISAT) menjadi salah satu emiten sektor telekomunikasi yang berhasil catatkan pertumbuhan kinerja keuangan di tengah pandei yang tak kunjung selesai. Hingga kuartal I-2021, ISAT mengantongi laba bersih sebesar Rp 172,15 miliar.

Di periode yang sama tahun lalu, ISAT mengalami rugi Rp 605,61 miliar. Pendapatan ISAT juga tercatat naik 12,6% secara tahunan menjadi Rp 7,34 triliun. 

Baca Juga: Masuk saham top leader sejak awal 2021, begini prospek saham Indosat (ISAT)

Kinerja ISAT yang positif didukung dari pelanggan setia yang tumbuh 7% secara tahunan jadi sekitar 60 juta pelanggan. Pendapatan rata-rata per pelanggan (ARPU) juga meningkat 11%. Sementara, pertumbuhan trafik data tumbuh signifikan 46% secara tahunan. 

Michael Setjoadi, Analis RHB Sekuritas menulis dalam risetnya inklusi digitalisasi yang ISAT lakukan telah membantu emiten ini untuk terus mengembangkan ARPU dan membawa pada efisiensi biaya operasional. 

Kompak, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) berhasil catatkan pertumbuhan kinerja di tengah pandemi. Tercatat,  permintaan layanan internet IndiHome meningkat lebih dari 1,01 juta pelanggan. Hingga akhir tahun lalu, laba bersih TLKM naik 11,4% menjadi Rp 20,8 triliun. Sementara jumlah pelanggan IndiHome mencapai 8,02 juta atau tumbuh 14,5% secara tahunan. 

Kepala Riset Yuanta Sekuritas Chandra Pasaribu selain pengetatan aktivitas yang menjadi katalis positif, ke depan dengan berjalannya revolusi industri 4.0, maka peluang sektor telekomunikasi untuk menyediakan infrastruktur dalam rangka mendukung revolusi tersebut akan tetap tinggi dan berpotensi menyokong kinerja sektor ini. 

Baca Juga: RUPSLB Indosat (ISAT) setujui penjualan menara ke EPID AssetCo US$ 750 juta

Apalagi saat ini TLKM dan ISAT sudah menghadirkan jaringan 5G. "Saat ini jaringan 5G sedang dalam pengembangan yang membutuhkan infrastruktur lebih baik dari 4G guna mengurangi latency, perbaikan infrastruktur yang lebih baik dari sisi BTS, fiber optic, data center juga memberi peluang perkembangan pada sektor telekomunikasi," kata Chandra. 




TERBARU
Kontan Academy
EVolution Seminar Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP)

[X]
×