kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Prospek reksadana pendapatan tetap masih ciamik


Senin, 12 Juni 2017 / 20:26 WIB


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Analis memprediksi kinerja reksadana pendapatan tetap masih positif. Sementara, kenaikan harga obligasi bergerak terbatas.

Head of Investment infovesta Utama Wawan Hendrayana mengatakan kinerja positif masih akan terjadi pada reksadana pendapatan tetap. Wawan mengatakan sentimen The Fed akan menaikkan suku bunga akan kecil di Juni. “Kalaupun naik 25bps ini belum akan memicu dana keluar,” kata Wawan.

Dengan naiknya peringkat menjadi investment grade, diperkirakan kinerja SUN akan sangat baik di tahun ini, walau tidak setinggi tahun lalu.

Namun, Wawan melihat ke depan potensi kenaikan harga obligasi tidak akan setinggi tahun lalu. “Di tahun ini potensi suku bunga turun, itu kecil, naik pun tidak, turun juga tidak, lebih ke stabil,” ungkap Wawan.

Dengan kondisi ini Wawan memprediksikan yield tenor 10 tahun bisa mencapai 7,5% hingga 8%. Sementara, yield tenor di bawah 10 tahun berkisar 6,5% sampai dengan 7% di akhir tahun.

Senada dengan Wawan, di mata manajer investasi, Markam Halim, Managing Director, Head Sales and Marketing PT Henan Putihrai Asset Management melihat potensi kenaikan harga di pasar obligasi sudah mulai terbatas. “Sudah mulai terbatas karena sudah price in,” kata Markam.

Wawan mencatat rata-rata kinerja reksadana pendapatan tetap sebesar 7%-8%. Sementara rata-rata indeks acuan reksadana pendapatan tetap sampai akhir Mei sekitar 4%. “Jadi, masih on track untuk menuju 7%,” kata Wawan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×