kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.007   44,00   0,24%
  • IDX 5.779   83,72   1,47%
  • KOMPAS100 750   15,02   2,04%
  • LQ45 569   12,17   2,19%
  • ISSI 200   1,86   0,94%
  • IDX30 322   6,82   2,16%
  • IDXHIDIV20 396   7,56   1,94%
  • IDX80 85   1,72   2,06%
  • IDXV30 108   1,34   1,27%
  • IDXQ30 104   1,85   1,82%

BEI Suspensi Puluhan Saham Ini Mulai Juli 2026, Dua Milik Menteri Erick Thohir


Kamis, 02 Juli 2026 / 08:05 WIB
Diperbarui Kamis, 02 Juli 2026 / 08:07 WIB
BEI Suspensi Puluhan Saham Ini Mulai Juli 2026, Dua Milik Menteri Erick Thohir
ILUSTRASI. Saham milik Erick Thohir yang terkena suspensi adalah PT Mahaka Media Tbk (ABBA) dan PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Puluhan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) terkena penghentian perdagangan sementara (suspensi) mulai Juli 2026. Dua diantaranya adalah saham milik pengusaha sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menjatuhkan suspensi tersebut setelah berakhirnya masa relaksasi bagi perusahaan yang memiliki ekuitas negatif pada 30 Juni 2026.

Mengacu pada keterbukaan informasi yang dipublikasikan Rabu (1/7), keputusan tersebut didasarkan pada Peraturan Bursa Nomor I-X tentang Penempatan Pencatatan Efek Bersifat Ekuitas pada Papan Pemantauan Khusus (PPK).

Suspensi ini menambah daftar saham yang sebelumnya telah terkena penghentian perdagangan saham. 

Baca Juga: Dividen Emiten Telekomunikasi Ini Rp 2 T, Peluang Cuan Saat Harga Saham Anjlok 23%

BEI Mulai Suspensi 24 Emiten

BEI menetapkan sebanyak 19 emiten yang sebelumnya masih diperdagangkan aktif akan mulai disuspensi di seluruh pasar efektif sejak sesi I Periodic Call Auction pada Rabu (1/7).

Selain itu, lima emiten yang sebelumnya telah disuspensi di Pasar Reguler dan Pasar Tunai kini juga dikenai suspensi di Pasar Negosiasi sehingga statusnya menjadi suspensi di seluruh pasar.

Saham milik Erick Thohir yang terkena suspensi adalah PT Mahaka Media Tbk (ABBA) dan PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI). Kedua perusahaan ini sama-sama bergerak di bidang media dan hiburan.

Erick Thohir adalah pengusaha yang mendirikan Mahaka Group pada 1992. Erick Thohir memiliki dan mengontrol saham ABBA melalui PT Beyond Media.

Perusahaan yang bergerak di bidang media ini kini juga dikenal dengan nama MahakaX. Beyond Media menguasai saham ABBA sebanyak 40,47%. 

PT Beyond Media juga mengendalikan saham MARI dengan kepemilikan sebanyak 2,11 miliar saham, atau setara dengan 40,35 persen dari total saham terdaftar. Sementara ABBA tercatat memiliki 860 juta saham MARI sebagai afiliasi.

Berikut daftar emiten yang mulai disuspensi BEI.

- PT Mahaka Media Tbk (ABBA)
- PT Sepatu Bata Tbk (BATA)
- PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI)
- PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP)
- PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO)
- PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI)
- PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD)
- PT Intan Baru Prana Tbk (IBFN)
- PT Intraco Penta Tbk (INTA)
- PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW)
- PT Kokoh Inti Arebama Tbk (KOIN)
- PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI)
- PT Modern Internasional Tbk (MDRN)
- PT Capitalinc Investment Tbk (MFTN)
- PT Asia Pacific Investama Tbk (MYTX)
- PT Singaraja Putra Tbk (SINI)
- PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT)
- PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP)
- PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP)

Sementara itu, lima emiten yang kini resmi disuspensi di seluruh pasar meliputi:

- PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI)
- PT Binakarya Jaya Abadi Tbk (BIKA)
- PT Globe Kita Terang Tbk (GLOB)
- PT Indofarma Tbk (INAF)
- PT Wicaksana Overseas International Tbk (WICO)

Tonton: Setelah 72 Bulan Surplus, Neraca Dagang Indonesia Akhirnya Defisit

Suspensi Sebelumnya Tetap Berlanjut

BEI juga melanjutkan penghentian perdagangan terhadap 13 emiten yang sebelumnya telah disuspensi di seluruh pasar, yaitu:

- PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS)
- PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL)
- PT Century Textile Industry Tbk (CNTX)
- PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL)
- PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA)
- PT HK Metals Utama Tbk (HKMU)
- PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY)
- PT Onix Capital Tbk (OCAP)
- PT Asia Pacific Fibers Tbk (POLY)
- PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA)
- PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU)
- PT Siwani Makmur Tbk (SIMA)
- PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO)

Tonton: Setelah 72 Bulan Surplus, Neraca Dagang Indonesia Akhirnya Defisit

Mengapa BEI Melakukan Suspensi?

Manajemen BEI menjelaskan bahwa penghitungan masa satu tahun berturut-turut di Papan Pemantauan Khusus dimulai sejak 21 Juni 2024, yaitu saat perubahan Peraturan Bursa Nomor I-X mulai berlaku.

Selama masa transisi, perusahaan yang hanya memenuhi kriteria memiliki ekuitas negatif masih memperoleh pengecualian dari ketentuan suspensi.

Namun, masa relaksasi tersebut telah berakhir pada 30 Juni 2026. Dengan berakhirnya kebijakan tersebut, emiten yang masih memenuhi kriteria sesuai Peraturan Bursa kini dikenai penghentian sementara perdagangan saham.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya BEI meningkatkan kualitas pasar modal, perlindungan investor, serta mendorong perusahaan tercatat untuk memperbaiki kondisi fundamental dan kesehatan keuangannya.


 

B50 Jalan, Petani Sawit Cemas Harga TBS Bisa Merosot

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×