kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45736,73   34,31   4.88%
  • EMAS931.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Prospek emiten properti di tengah sentimen suku bunga acuan BI dan PSAK 72


Kamis, 23 Januari 2020 / 07:05 WIB
Prospek emiten properti di tengah sentimen suku bunga acuan BI dan PSAK 72

Reporter: Kenia Intan | Editor: Komarul Hidayat

Salah satu emiten properti yang mengandalkan  proyek high rise building adalah PT PP Properti Tbk (PPRO). Meskipun mengandalkan proyek high rise building, Direktur Keuangan PP Properti Indaryanto mengaku tidak khawatir dengan kinerja perusahaan tahun ini.

"Kami tidak terlalu khawatir karena sudah ada proyek yang selesai. Apalagi, di tahun 2020 ini ada tujuh proyek yang akan serah terima," kata Indaryanto ketika dihubungi Kontan.co.id, Rabu (22/1).

Rencana akan ada 15 lokasi yang akan diserahterimakan tahun ini. Diantaranya ada tujuh tower apartemen dan ruko di Jabodetabek, empat tower apartemen di JawaTimur, dua tower apartemen dan  landed house di Jawa tengah serta rukan di Kertajati, Jawa barat.

Baca Juga: Obligasi senior Bumi Serpong (BSDE) US$ 300 juta dapat peringkat Ba3 dari Moody's

Asal tahu saja,  target laba PPRO di tahun 2020 sekitar Rp 346 miliar dan target pemasaran sebesar Rp 821 miliar. Sebenarnya untuk mendapatan laba tersebut dibutuhkan pemasaran baru senilai Rp 2,6 triliun, akan tetapi Rp 2,27 triliun diantaranya adalah saldo dari akhir tahun 2019. Adapun peluang pemasaran tahun ini bisa mencapai Rp 3,8 triliun.

Beberapa strategi yang dilakukan PPRO  tahun ini diantaranya melakukakan percepatan pemasaran apartemen yang sudah selesai, mempercepat penyelesaian pembangunan apartemen yang sudah selesai,menambah produk rumah tapak, serta mempercepat proses serah terima unit.

Sebagai rekomendasi, Rudy tetap menyarankan saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dengan target harga Rp 1.500 per saham. Pada penutupan perdagangan Rabu (22/1), harga saham BSDE turun 2,5% menjadi Rp 1.170 per saham.

Baca Juga: Bila BI turunkan suku bunga acuan, emiten properti bakal mendapat sentimen positif




TERBARU

Close [X]
×