kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Produksi minyak mentah dipangkas, harga Brent naik 2,1% dan WTI terbang 3,6%


Selasa, 26 Mei 2020 / 14:03 WIB
ILUSTRASI. Harga minyak melejit


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

Rencananya, anggota OPEC+ akan bertemu lagi pada awal Juni untuk membahas untuk mempertahankan pemotongan pasokan untuk menopang harga, yang sudah turun sekitar 45% sejak awal tahun. 
Produsen besar sepakat pada bulan April untuk memangkas produksi hampir 10 juta barel per hari untuk bulan Mei dan Juni.

Kementerian Energi Rusia mengatakan, kenaikan permintaan bahan bakar akan membantu mengurangi surplus global saat ini sekitar 7 juta-12 juta barel per hari pada Juni atau Juli.

Baca Juga: Gara-gara corona, sejumlah emiten migas merevisi target kinerja tahun ini

"Dengan ekonomi dimulai kembali, fokus pasti adalah pada perbaikan fundamental, daripada apa yang tampak seperti runtuhnya permintaan hanya beberapa minggu yang lalu," kata Hynes.

Sementara itu data dari perusahaan jasa energi Baker Hughes menunjukkan jumlah rig Amerika Serikat mencapai rekor terendah di pekan yang berakhir 22 Mei lalu, karena hanya 318 rig yang aktif. Dan ini juga menunjukkan output yang lebih rendah di masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×