kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.775   -30,00   -0,18%
  • IDX 8.123   199,87   2,52%
  • KOMPAS100 1.137   29,35   2,65%
  • LQ45 824   17,48   2,17%
  • ISSI 289   10,45   3,75%
  • IDX30 430   9,01   2,14%
  • IDXHIDIV20 515   9,13   1,81%
  • IDX80 127   3,21   2,60%
  • IDXV30 141   5,28   3,90%
  • IDXQ30 139   1,96   1,43%

Produksi Diprediksi Tumbuh, Begini Rekomendasi Saham MDKA, MBMA, dan EMAS


Selasa, 03 Februari 2026 / 19:59 WIB
Produksi Diprediksi Tumbuh, Begini Rekomendasi Saham MDKA, MBMA, dan EMAS
ILUSTRASI. Fasilitas pertambangan dan smelter PT Merdeka Copper Gold (DOK/MDKA)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten-emiten Grup Merdeka yakni PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) bersiap meningkatkan kinerjanya pada 2026.

Hal ini didukung oleh beroperasinya Tambang Emas Pani hingga permintaan yang tinggi pada komoditas nikel.

Seperti yang diketahui, MDKA, MBMA, dan EMAS kompak mengumumkan hasil kinerja operasionalnya pada 2025.

Di segmen emas, Tambang Emas Tujuh Bukit (TB Gold) yang dikelola MDKA mencatat produksi 103.156 ounces emas sepanjang tahun buku 2025. Capaian ini didukung oleh kinerja penambangan yang konsisten, optimalisasi armada, dan disiplin operasional. 

Baca Juga: Komisaris Merdeka Copper Gold (MDKA) Belanja Saham MDKA di Harga Rp 3.078

Penjualan emas MDKA pada 2025 tercatat sebesar 104.168 ounces dengan harga jual rata-rata US$ 3.138 per ons atau naik 32% year on year (yoy) yang mendorong peningkatan margin dan arus kas.

Sementara itu, Tambang Emas Pani (Pani) yang dioperasikan oleh PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) telah melalui serangkaian proses commisioning pada kuartal IV-2025 yang meliputi kegiatan penambangan, penghancuran bijih, serta penumpukan bijih hasil penghancuran di area heap leach.

Proses commissioning fasilitas Adsorption, Desorption and Recovery (ADR) juga berjalan sesuai rencana, sehingga mempertegas kesiapan Pani yang sedang dalam tahap irigasi dan bakal produksi emas perdana pada kuartal I-2026.

Di segmen tembaga, Tambang Tembaga Wetar yang dioperasikan MDKA turut mencatatkan produksi sebanyak 10.454 ton sepanjang 2025.

Tak hanya itu, MDKA telah menyusun perencanaan tambang terintegrasi, program metalurgi, serta optimalisasi proses pengolahan untuk mendukung pengembangan proyek Tembaga Tujuh Bukit.

Baca Juga: Simak Capaian Produksi Mineral Merdeka Copper Gold (MDKA) hingga Kuartal III-2025

Beralih ke segmen nikel, tambang nikel Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) yang dikelola PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mencatatkan lonjakan produksi bijih nikel saprolit sebesar 42% yoy menjadi 7 juta wet metric tonnes (wmt) pada 2025.

Pada saat yang sama, produksi bijih limonit juga melesat 45% yoy menjadi 14,7 juta wmt.

Fasilitas pengolahan hilir MBMA, termasuk proyek NPI, AIM, dan HPAL, terus berkembang sesuai rencana. Hal ini memperkuat posisi terintegrasi Grup Merdeka dalam rantai nilai bahan baku baterai serta mendukung peran Indonesia dalam transisi energi global.

Memasuki 2026, Grup Merdeka menargetkan produksi emas sekitar 180.000–205.000 ounces dengan status menunggu persetujuan RKAB 2026. Target ini ditopang oleh kontribusi Tambang Emas Pani milik EMAS serta produksi berkelanjutan dari Tujuh Bukit. 

Melalui MBMA, Grup Merdeka juga menargetkan produksi 8 juta–10 juta wmt saprolit dan 20 juta–25 juta wmt limonit dengan status menunggu persetujuan RKAB. Target ini ditetapkan guna mendukung peningkatan skala, arus kas, dan ketahanan laba.

Baca Juga: Merdeka Copper Gold (MDKA) Raih Pendapatan US$ 854,6 Juta di Semester I-2025

Presiden Direktur Merdeka Copper Gold Albert Saputro mengatakan, 2025 merupakan tahun pelaksanaan yang disiplin dan pencapaian yang solid bagi Grup Merdeka. 

"Dengan Tambang Emas Pani yang semakin dekat dengan produksi perdana, kinerja berkelanjutan di Tambang Tujuh Bukit, serta peningkatan skala bisnis nikel kami, Merdeka berada pada posisi yang kuat untuk memasuki fase pertumbuhan berikutnya dan menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan para pemangku kepentingan," ujar dia dalam keterangan resmi, Selasa (3/2).




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×