kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.710   -73,00   -0,41%
  • IDX 6.664   67,78   1,03%
  • KOMPAS100 871   12,33   1,44%
  • LQ45 661   8,80   1,35%
  • ISSI 232   2,52   1,10%
  • IDX30 370   4,67   1,28%
  • IDXHIDIV20 457   6,50   1,44%
  • IDX80 99   1,43   1,46%
  • IDXV30 127   2,80   2,26%
  • IDXQ30 118   1,70   1,46%

Produksi AS naik, harga minyak dunia terjungkal


Kamis, 25 Juli 2013 / 07:18 WIB
ILUSTRASI. Rusia Serbu Ukraina, Ini Pilihan Saham yang Berpotensi Naik Harga


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) dilanda penurunan terbesar dalam sebulan terakhir akibat produksi minyak Amerika Serikat (AS) melonjak pekan lalu. Penurunan harga juga dipicu oleh data manufaktur China yang menyusut lebih dari perkiraan ekonom.

Harga minyak berjangka turun 2,2% setelah Badan Informasi Energi AS mengatakan produksi minyak mentah naik 0,9% menjadi 7,56 juta barel per hari, produksi terbesar sejak Desember 1990.

"Ada kabar baik soal pasokan yang menarik. Kami juga tidak melihat defisit. Pasar juga perhatian ke China yang melemah juga," kata Tim Evans, analis energi pada Citi Futures Perspective di New York yang dikutip oleh Bloomberg.

WTI minyak untuk pengiriman September merosot US$ 2, atau melemah 1,9% menjadi US$ 105,23 per barel, pada pukul 01:58 waktu New York. Ini merupakan penurunan terbesar sejak 20 Juni.

Sementara itu, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman September terjungkal US$ 1,59, atau turun 1,5% menuju ke US$ 106,83 per barel di ICE Futures Europe exchange di London. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×