kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Prediksi inflasi rendah bikin rupiah kembali perkasa


Selasa, 28 Juni 2011 / 10:11 WIB
ILUSTRASI. Kurs dollar-rupiah di BNI hari ini Jumat 18 September, cek sebelum tukar valas. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/04/01/2017


Reporter: Edy Can, Bloomberg | Editor: Edy Can


JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat menguat seiring mencuatnya prediksi inflasi Juni yang lemah. Pada pukul 09.40 WIB, nilai tukar mata uang Garuda telah menguat 0,1% menjadi Rp 8.620 per dollar Amerika Serikat.

Sehari sebelumnya, nilai tukar rupiah melemah hingga menjadi ke level Rp 8.630 per dollar Amerika Serikat. Level ini merupakan yang terendah sejak 6 Mei lalu.

Penguatan rupiah kali ini tak lepas dari perkiraan inflasi Juni. Sejumlah ekonom memperkirakan tingkat inflasi Juni ini terbilang rendah.

"Ekspetasi mengenai inflasi yang rendah bulan ini menolong rupiah," kata analis valuta asing PT Bank Commonwealth Mika Martumpal.

Penguatan rupiah juga karena sentimen utang Yunani. Kabarnya, para pemimpin Uni Eropa sudah hampir sepakat untuk menalangi utang Negeri Para Dewa tersebut. "Sentimen positif dimana pemimpin Uni Eropa tidak membiarkan utang Yunani gagal bayar juga mendukung mata uang regional," lanjut Mika.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×