kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pidato Yellen dapat menekan rupiah awal pekan


Minggu, 28 Agustus 2016 / 18:00 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Rupiah berhasil menguat di akhir pekan lalu lantaran masih mengantisipasi kebijakan The Fed. Setelah Gubernur Janet Yellen mendukung kenaikan suku bunga The Fed, rupiah berpotensi tertekan di awal pekan depan.

Di pasar spot, Jumat (26/8) nilai tukar rupiah di hadapan dollar AS menguat 0,23% ke level Rp 13.212 dibanding sehari sebelumnya. Sementara di kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah terangkat 0,18% di Rp 13.242.

Wahyu Tri Wibowo, analis PT Central Capital Futures memaparkan, pada akhir pekan lalu rupiah menguat lantaran masih mengantisipasi pidato Gubernur The Fed, Janet Yellen. "Pergerakan rupiah lebih didominasi oleh faktor global," ungkapnya.

Padahal, peluang dollar AS menguat sebenarnya cukup besar mengingat beberapa pejabat The Fed telah mendukung kenaikan suku bunga tahun ini. Tetapi rupiah berhasil unggul karena perdagangan ditutup sebelum Yellen berpidato Jumat malam (26/8).

Selanjutnya, isi pidato Yellen yang cenderung mendukung kenaikan suku bunga dapat menekan rupiah pada awal pekan. Meski, kondisi fundamental dari dalam negeri sebenarnya masih cukup positif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×