kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Petrindo (CUAN) Akuisisi 90% Saham GDI, Kembangkan Pembangkit Listrik di FHT


Minggu, 12 Oktober 2025 / 06:39 WIB
Petrindo (CUAN) Akuisisi 90% Saham GDI, Kembangkan Pembangkit Listrik di FHT
ILUSTRASI. Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) lewat anak usahanya beli 90% saham GDI yang bangun pembangkit listrik 680?MW di Halmahera Timur, nilai US$ 600?juta


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) makin gencar melakukan ekspansi. Kali ini, emiten Prajogo Pangestu ini, melalui anak usaha yang dimiliki sepenuhnya, PT Volta Daya Energi Indonesia (VDEI) telah menandatangani Share Purchase Agreement (SPA) untuk pembelian 90% saham di Guna Darma Integra (GDI).

Asal tahu saja, GDI akan mengembangkan proyek Pembangkit Listrik berkapasitas 680 MW di kawasan industri terintegrasi Feni Haltim (FHT) Industrial Park, Halmahera Timur, Maluku Utara. 

Nilai estimasi proyek pembangkit listrik tersebut diperkirakan mencapai US$ 600 juta (setara Rp 10 triliun). Perusahaan menargetkan, pelaksanaan pembangunan proyek pembangkit listrik tu berlangsung selama 28 bulan.

Baca Juga: Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) Terbitkan Surat Utang Rp 2 Triliun, Begini Prospeknya

“Penandatanganan perjanjian ini mencerminkan komitmen Petrindo untuk turut berperan aktif dalam mendukung pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik, sekaligus terus meningkatkan nilai tambah bagi sektor energi dan industri nikel di Indonesia. Akuisisi ini merupakan bagian dari rencana strategis jangka panjang Perusahaan dalam pengembangan energi baru yang sesuai dengan visi Perusahaan untuk menciptakan nilai lebih secara berkelanjutan melalui pertambangan mineral dan energi,” kata Presiden Direktur CUAN Michael dalam rilis yang diterima KONTAN, Sabtu (11/10/2025).

Sekedar mengingatkan, Feni Haltim (FHT) Industrial Park merupakan kawasan industri terintegrasi yang merupakan bagian dari implementasi strategi hilirisasi mineral pemerintah Indonesia untuk merealisasikan potensi pengembangan pusat industri baterai kendaraan listrik di dalam negeri.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×