kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.569   16,00   0,09%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Perkasa, rupiah spot ditutup menguat ke Rp 14.260 per dolar AS pada hari ini (8/11)


Senin, 08 November 2021 / 15:04 WIB
ILUSTRASI. Rupiah spot ditutup menguat 0,5% ke Rp 14.260 per dolar AS pada Senin (8/11)


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah di pasar spot tampil perkasa hingga akhir perdagangan hari ini. Senin (8/11) rupiah spot ditutup di level Rp 14.260 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah menguat 0,50% dibandingkan dengan penutupan hari Jumat (5/11) di Rp 14.331 per dolar AS. Pergerakan rupiah ini sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan.

Hingga pukul 15.00 WIB, pergerakan mata uang di Asia cenderung menguat. Di mana, baht Thailand menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,58%.

Selanjutnya, peso Filipina yang sudah ditutup menanjak 0,33%. Disusul won Korea Selatan yang juga sudah ditutup terkerek 0,19%.

Baca Juga: Rupiah menguat ke Rp 14.273 per dolar AS pada Senin (8/11) pagi

Berikutnya, dolar Taiwan dan rupee India yang masing-masing terangkat 0,16% dan 0,10%. Lalu, ringgit Malaysia terapresiasi 0,08%.

Kemudian ada dolar Singapura yang naik 0,05% dan yuan China menguat tipis 0,01% terhadap the greenback pada perdagangan sore ini.

Sementara itu, yen Jepang menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam  di Asia setelah koreksi 0,14%. Diikuti, dolar Hong Kong yang melemah 0,04%.

Selanjutnya: Jelang WSBK 2021 dan MotoGP 2022, jalan bypass BIL - Mandalika siap diresmikan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×