kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Perkasa, Kurs Rupiah Menguat ke Rp 14.976 per Dolar AS, Jumat (31/3) Pagi


Jumat, 31 Maret 2023 / 09:27 WIB
Perkasa, Kurs Rupiah Menguat ke Rp 14.976 per Dolar AS, Jumat (31/3) Pagi
ILUSTRASI. Kurs rupiah mencapai posisi terkuat sejak awal Februari 2023.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah bergerak di bawah Rp 15.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Jumat (31/3). Rupiah mencapai posisi terkuat sejak awal Februari 2023.

Jumat (31/3) pukul 9.13 WIB, kurs rupiah di pasar spot berada di Rp 14.976 per dolar AS. Kurs rupiah menguat 0,47% dari penutupan perdagangan kemarin Rp 15.047 per dolar AS.

Dalam sepekan, kurs rupiah sudah menguat 1,17% dari Rp 15.153 per dolar AS pada Jumat (24/3).

UBS Global Wealth Management kemarin mengatakan bahwa investor di luar AS harus mengambil langkah untuk memperkuat lindung nilai terhadap potensi pelemahan nilai tukar dolar AS.

"Investor non-dolar AS harus memperkuat sisi domestik dengan lindung nilai mata uang atau peralihan aset," ungkap Mark Haefele, Chief Investment Officer UBS Global Wealth Management dalam catatan yang dikutip Bloomberg.

Baca Juga: Simak Prediksi Rupiah Hari Ini, Jumat (31/3)

Dia menyarankan agar para investor dengan mata uang basis non-dolar mendiversifikasi aset di mata uang negara-negara Group of 10 seperti dolar Australia, yen Jepang, dan franc Swiss. Dia juga memilih mata uang sejumlah emerging markets yang menawarkan suku bunga tinggi seperti rupiah, rupee India, peso Meksiko, rand Afrika Selatan, dan koruna Czech.

"Mata uang paling kami sarankan adalah dolar Australia yang akan diuntungkan oleh pemulihan ekonomi China. Selain itu, kami melihat potensi kenaikan pada yen Jepang dan franc Swiss, yang keduanya diuntungkan oleh inflasi rendah," ungkap Haefele.

Penguatan nilai tukar pun hampir merata di kawasan Asia. Menurut data Bloomberg, hanya yen Jepang yang pagi ini melemah terhadap the greenbank.

Baca Juga: Rupiah Diperkirakan Lanjut Menguat pada Perdagangan Jumat (31/3)

Won Korea justru memimpin penguatan 0,58% terhadap dolar AS. Penguatan won disusul oleh rupiah, ringgit Malaysia, yuan China, baht Thailand, peso Filipina, dolar Taiwan, dolar Singapura, dan dolar Hong Kong.

Sementara indeks dolar pagi ini naik tipis. Indeks dolar berada di 102,17, naik tipis dari posisi kemarin 102,14. Tapi, indeks yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ini melemah dari posisi 103,12 pada akhir pekan lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×