kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Perang dagang makin panas, Wall Street tertekan jelang akhir pekan


Jumat, 17 Mei 2019 / 22:58 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa saham Amerika Serikat (AS) tertekan di awal perdagangan Jumat (17/5) setelah media China mengambil posisi keras dalam perang dagang kedua negara. 

Pukul 22.48 WIB, Nasdaq Composite turun 0,37%. Dow Jones Industrial Average masih menguat 0,10% dan indeks S&P 500 cenderung flat.

Kedua negara diperkirakan akan bertemu di China untuk melanjutkan negosiasi dagang. "Peningkatan kekhawatiran perdagangan serta tensi geopolitik menyebabkan investor cemas,"kata Peter Cardillo, chief market economist Spartan Capital Securities kepada Reuters.

Cardiloo mengatakan, tensi perang dagang membayangi sentimen positif pasar sehingga investor cenderung skeptis.

Eskalasi perang dagang AS-China memicu produsen peralatan pertanian Deere & Co memangkas prediksi penjualan akhir tahun. Alhasil, harga saham emiten ini turun 4,3% di awal perdagangan. Tekanan serupa melanda Caterpillar Inc dan 3M Co.

Perusahaan-perusahaan teknologi seperti Apple Inc dan produsen cip yang menggantungkan sebagian besar pendapatan di China pun terhantam kekhawatiran perdagangan. Harga saham Apple turun 1,2% setelah Nomura Instinet memangkas target harga emiten ini akibat perang dagang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×