Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga perak turun ke level US$ 64,62 per ons troi pada hari Jumat (19/6). Harga perak diperkirakan akan terkoreksi lebih dari 4% untuk minggu ini, karena sinyal hawkish dari Federal Reserve (The Fed) lebih besar daripada dampak positif dari perjanjian perdamaian AS-Iran. Ini mendorong harga minyak lebih rendah dan meredakan kekhawatiran inflasi.
Seperti dikutip Trading Economics, Jumat (19/6), pada hari Rabu (17/6), Fed mempertahankan suku bunga seperti yang diperkirakan psdst, tetapi mengindikasikan peningkatan dukungan untuk kenaikan suku bunga tahun ini.
Biaya pinjaman yang lebih tinggi cenderung mengurangi daya tarik aset yang tidak menghasilkan imbal hasil seperti perak.
Baca Juga: Emas dan Perak Masih Menarik, Ini Prospek Harga Komoditas Logam di Kuartal III-2026
Sementara itu, investor menyambut baik tanda-tanda membaiknya kondisi pengiriman melalui Selat Hormuz setelah kesepakatan perdamaian sementara AS-Iran mulai berlaku. Ini diharapkan mengakhiri konflik berkepanjangan yang memicu gangguan pasokan terbesar dalam sejarah.
Namun demikian, para pedagang tetap berhati-hati, dengan ekspektasi butuh waktu berbulan-bulan bagi aktivitas pengiriman dan aliran energi untuk pulih ke tingkat yang terlihat sebelum konflik dimulai pada akhir Februari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













