kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Penyebaran radiasi nuklir bikin indeks Nikkei terjerembab!


Selasa, 29 Maret 2011 / 08:30 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi penanganan corona di Taiwan.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Mayoritas bursa Jepang anjlok pagi ini. Kecemasan akan penyebaran radiasi nuklir di Negeri Sakura menjadi penyebab utamanya.

Pada pukul 09.45 waktu Tokyo, indeks Nikkei 225 Stock Average turun 1,5% menjadi 9.338,82. Sementara, indeks Topix turun 1,8% menjadi 842,65.

Saham-saham yang mempengaruhi penurunan bursa Jepang antara lain: Tokyo Electric Power Co yang sudah melorot selama lima hari berturut-turut dan Kandenko Co yang anjlok 8,8%.

"Isu kontaminasi radioaktif dari pembangkit listrik nuklir sepertinya kian memburuk," jelas Yasushi Noguchi, strategist SMBC Friend Securities Co di Tokyo.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, tingkat radiasi nuklir yang bisa menyebabkan kondisi fatal terdeteksi di luar pembangkit listrik nuklir Dai-Ichi Fukushima, Jepang. Hal itu mengindikasikan, adanya beberapa bagian nuklir yang meleleh. Kondisi ini kian membuat rumit upaya untuk mengatasi musibah nulir terburuk sejak tragedi Chernobyl.

Menurut Juru Bicara Tokyo Electric Power kemarin di hadapan wartawan, radiasi air di luar terowongan reaktor nuklir No. 2 melampaui level 1 sievert per jam. Menurut US Enviromental Protection Energy, tekanan radiasi itu dalam kurun waktu 30 menit akan menyebabkan mual dan pusing. Sedangkan dalam jangka waktu empat jam bisa menyebabkan kematian dalam kurun waktu dua bulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×