kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Penutupan pekan, harga minyak AS tergerus 1,71%


Sabtu, 18 April 2015 / 15:00 WIB
ILUSTRASI. Alkindo Naratama (ALDO) cetak kinerja moncer dengan pendapatan dan laba bersih naik secara tahunan dan kuartalan


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Harga minyak dunia ditutup menurun pada akhir pekan kemarin (17/4). Data yang dihimpun Reuters menunjukkan, harga kontrak minyak AS untuk pengantaran Mei ditutup turun 97 sen atau 1,71% menjadi US$ 55,74 sebarel.

Sedangkan harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran Juni turun 50 sen menjadi US$ 63,50 per barel. Sebelumnya, pada Kamis (16/4), harga minyak Brent sempat bertengger di level US$ 64,95 per barel.

Penurunan harga minyak terjadi setelah Baker Hughes mengatakan jumlah rig AS untuk pengeboran minyak jatuh ke level terendah sejak 2010 pada pekan ini. Kondisi tersebut dapat diartikan, masa suram pengeboran minyak akan segera berakhir setelah penurunan harga minyak menyebabkan sejumlah perusahaan energi menonaktifkan separuh rig di AS sejak Oktober.

Menurut Baker Hughes, pada pekan ini, penurunan jumlah rig mencapai 26 rig. Dengan demikian, jumlah rig yang digunakan untuk mengebor minyak di AS hanya sebanyak 735. Penurunan jumlah rig ini sudah terjadi selama 19 pekan berturut-turut.

Sekadar tambahan informasi, harga minyak dunia sudah anjlok 50% dari Juni 2014 akibat suplai minyak global yang berlebih.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×