kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Penurunan pasokan mendidihkan harga minyak


Kamis, 25 Januari 2018 / 07:55 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak menguat dalam empat hari berturut-turut. Kamis (25/1) pukul 7.43 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret 2018 di NYMEX melonjak 0,79% ke level US$ 66,13 per barel.

Dalam empat hari penguatan, harga minyak telah melonjak 4,45%. Salah satu sumber tenaga penguatan harga minyak adalah penurunan stok minyak mentah Amerika Serikat (AS).

Data Energy Information Administration AS menunjukkan, stok minyak mentah komersial turun 1,1 juta barel per hari pada akhir pekan 19 Januari lalu. Penurunan stok ini sebenarnya lebih rendah ketimbang prediksi analis yang meramal penurunan 1,6 juta barel.

Kenaikan harga minyak ini pun terjadi pada minyak jenis brent. Harga minyak acuan yang diperdagangkan di ICE Futures ini mencapai US$ 70,53 per barel kemarin. Ini adalah level tertinggi harga minyak brent sejak akhir Juni 2015.

Meski sudah naik tinggi, analis memperkirakan harga minyak tidak akan rontok dengan tiba-tiba. Pasalnya, dukungan fundamental berupa penurunan pasokan dari OPEC, Rusia, serta Venezuela masih ada.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×