kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Penjualan SR014 berpotensi lebih laris daripada ORI019


Rabu, 24 Februari 2021 / 21:46 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah menetapkan imbal hasil SR014 sebesar 5,47% per tahun. SR014 ini memiliki jangka waktu 3 tahun.


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penjualan sukuk ritel seri SR014 berpotensi melampaui capaian penjualan Obligasi Ritel Indonesia seri ORI019. Pemerintah menetapkan imbal hasil SR014 sebesar 5,47% per tahun. SR014 ini memiliki jangka waktu 3 tahun.

Adapun masa penawaran mulai dari 26 Februari 2021 pukul 09.00 WIB hingga 17 Maret 2021 pukul 10.00 WIB. Investor dapat memesan mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 3 miliar. 

Kepala Subdirektorat Peraturan dan Analisis Hukum Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Direktorat Pembiayaan Syariah DJPPR Nana Riana mengkonfirmasi bahwa pembukaan penawaran SR014 akan dilakukan pada Jumat (26/2).

"Minat investor untuk SR014 diprediksi akan tinggi, serupa atau bahkan melebihi minat terhadap 0RI019," ujar Pjs Head of Investment Avrist Asset Management Ika Pratiwi Rahayu kepada Kontan.co.id, Rabu (24/2). 

Baca Juga: Kupon 5,47%, permintaan sukuk ritel SR014 diprediksi masih positif

Peluang tersebut dinilainya masih sangat dimungkinkan, mengingat tingkat likuiditas di masyarakat masih sangat tinggi. Apalagi, di tengah kondisi pandemi saat ini, Ika memandang kalau masyarakat lebih memilih untuk menabung dan berinvestasi pada instrumen yang dianggap likuid, seperti reksadana pasar uang dan surat utang atau sukuk dengan tenor jangka pendek yakni 1-3 tahun. 

Dia juga meyakini prospek investasi di obligasi ataupun sukuk ritel masih sangat baik d tengah pandemi Covid-19 saat ini. Produk-produk tersebut dianggap masih memberikan return yang lebih tinggi dibandingkan dengan deposito. "Obligasi dan sukuk ritel ini juga aktif diperdagangkan di pasar sekunder, sehingga dapat dianggap cukup likuid," tandasnya.

Baca Juga: Resmi! Pemerintah akan menjual sukuk ritel seri SR014 dengan kupon 5,47%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×