kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Penjualan Mobil Turun, Astra Otoparts (AUTO) Optimistis Kinerja Tetap Tumbuh


Selasa, 02 April 2024 / 20:30 WIB
Penjualan Mobil Turun, Astra Otoparts (AUTO) Optimistis Kinerja Tetap Tumbuh
ILUSTRASI. Fasilitas pengisan?daya EV Astra Otopower dari PT Astra Otoparts Tbk (AUTO)


Reporter: Shifa Nur Fadila | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) optimistis kinerja akan tetap tumbuh tahun ini meski ada penurunan penjualan mobil pada Januari-Februari 2024.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil nasional secara wholesales (pabrik ke dealer) turun 22,6% year on year (YoY) menjadi 140.274 unit pada Januari—Februari 2024. 

Direktur Astra Otoparts Wanny Wijaya mengatakan, penurunan penjualan tersebut tentu berdampak pada top line AUTO. Meski begitu, dia tetap optimistis permintaan komponen untuk pasar OEM/pabrikan dan pasar REM/suku cadang pengganti, mash saling menopang.

"Terutama di momen Hari Raya Idul Fitri ini kami yakin masih akan saling menopang komponennya," kata Wanny kepada Kontan.co.id, Selasa (2/4).

Baca Juga: Astra Otoparts (AUTO) Antisipasi Kelesuan Pasar Otomotif di Indonesia

Wanny menambahkan, prospek AUTO masih akan sejalan dengan target asosiasi, baik AISI maupun Gaikindo, untuk bisnis manufaktur. Sedangkan bisnis trading sudah mengalami perbaikan jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Wanny menyebutkan, AUTO telah merencanakan penambahan jumlah gerai untuk Shop & Drive dan Astra Otoservice. AUTO juga akan memperkuat pangsa pasar di pasar nasional maupun ekspor. 

"Dengan begitu, kami optimis secara top line dan bottom line, AUTO masih akan tumbuh tahun ini," ujarnya. 

Guna mendongkrak kinerja, Wanny mengatakan AUTO selalu melakukan langkah-langkah mitigasi untuk menghadapi pasar. Menurutnya AUTO tidak hanya berada di pasar OEM/pabrikan, tapi juga di pasar REM/suku cadang pengganti. Selain itu juga AUTO ada di pasar roda dua maupun roda empat, termasuk elektrifikasi. 

"AUTO juga melakukan diversifikasi di sektor nonotomotif, seperti industri alat berat, pertambangan dan kereta api, juga alat kesehatan," pungkas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×