kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Penjualan Indo Tambangraya (ITMG) Naik 75% Terangkat Harga Jual Batubara


Rabu, 01 Maret 2023 / 14:16 WIB
Penjualan Indo Tambangraya (ITMG) Naik 75% Terangkat Harga Jual Batubara


Reporter: Aris Nurjani | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sepanjang tahun 2022, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), mencatat penjualan bersih sebesar US$ 3,6 miliar. Penjualan Indo Tambangraya melesat 75% daripada tahun sebelumnya sekitar US$ 2,07 miliar.

Direktur Utama ITMG Mulianto mengatakan, kenaikan penjualan pada 2022 didorong oleh harga jual rata-rata batubara sebesar US$ 192 per ton atau naik 86% dari tahun sebelumnya sekitar US$ 103 per ton. Adapun, margin laba kotor naik dari 44% menjadi 52% pada tahun 2022 di tengah kenaikan harga bahan bakar global, kenaikan royalti, dan berbagai ketidakpastian serta tantangan sepanjang tahun 2022. 

Seiring dengan kenaikan perolehan rata-rata harga batubara, ITMG mencatat penguatan arus kas dengan EBITDA mencapai US$ 1,8 miliar selama tahun 2022, naik 101% dari tahun sebelumnya. Sementara, laba bersih naik 152% menjadi US$ 1,2 miliar pada 2022 dari tahun 2021 sebesar US$ 475 juta. 

"Dengan menerapkan manajemen kas yang bijak, Indo Tambangraya berhasil mempertahankan neraca yang semakin solid," ungkap Mulianto dalam keterangan resmi, Rabu (1/3).

Baca Juga: Indo Tambangraya (ITMG) Kantongi Laba Jumbo pada 2022, Cermati Rekomendasi Analis

Hingga akhir Desember 2022, total aset ITMG sebesar US$ 2,6 miliar dengan total ekuitas US$ 2 miliar. Sejalan dengan arus kas dan EBITDA yang semakin menguat, ITMG juga memiliki posisi kas dan setara kas yang solid sebesar US$ 1,4 miliar. Adapun laba bersih per saham dibukukan sebesar US$ 1,07 per saham.

Mulianto mengatakan sepanjang tahun 2022, ITMG memproduksi batubara sebanyak 16,6 juta ton di tengah curah hujan yang tinggi. 

Sementara itu, volume penjualan tercapai sebanyak 18,9 juta ton, yang dipasarkan ke Tiongkok sekitar 5,9 juta ton, Indonesia sebesar 4,2 juta ton, Jepang sebanyak 2,9 juta ton, Filipina sekitar 1,5 juta ton, India sebanyak 1,1 juta ton, negara-negara lain di Asia Pasifik, dan Eropa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×