kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 -1,06%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Laba Bersih Indo Tambangraya (ITMG) Melejit 152,34% Sepanjang Tahun 2022


Kamis, 23 Februari 2023 / 10:44 WIB
Laba Bersih Indo Tambangraya (ITMG) Melejit 152,34% Sepanjang Tahun 2022
ILUSTRASI. pertambangan b a t u b a r a PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). Foto Dok ITMG


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencetak laba bersih senilai US$ 1,2 miliar sepanjang 2022. Jumlah ini melesat 152,34% dari realisasi laba bersih yang dicetak tahun 2021 yang hanya US$ 475,57 juta.

Alhasil, laba bersih per saham dasar ITMG naik menjadi US$ 1,07 dari sebelumnya US$ 0,43

Melansir laporan keuangan yang diterbitkan Kamis (23/2), kenaikan laba bersih ini sejalan dengan kenaikan pendapatan Indo Tambangraya. Emiten tambang batubara ini membukukan pendapatan senilai US$ 3,63 miliar, naik 75,14% dari pendapatan di tahun 2021 yang hanya US$ 2,07 miliar.

Pendapatan dari penjualan batubara kepada pihak ketiga mendominasi pendapatan ITMG, yakni sebesar US$ 3,52 miliar, disusul penjualan batubara kepada pihak berelasi senilai US$ 105,09 juta. Adapun pelanggan yang memiliki transaksi lebih dari 10% dari jumlah pendapatan bersih konsolidasian yakni kepada Marubeni Corporation senilai US$ 433,39 juta.

Baca Juga: Totalindo Eka Persada (TOPS) Lakukan Topping Off Podium Facility Kingland Avenue

Secara segmentasi geografis, Asia Tenggara (kecuali  Indonesia), India, dan Pakistan menjadi  tujuan utama penjualan ITMG, yakni mencapai US$ 1,02 miliar, disusul penjualan ke Jepang senilai US$ 962,56 miliar, penjualan ke wilayah Asia Timur seperti Taiwan, China, Hong Kong dan Korea senilai US$ 958,79 juta, penjualan ke pasar domestik senilai US$ 664,48 juta, dan penjualan ke Eropa senilai US$ 25,39 juta.

Hanya saja, sejumlah beban yang ditanggung ITMG turut mendaki tahun lalu. sebut saja Beban pokok pendapatan yang naik 50,08% menjadi US$ 1,74 miliar dari sebelumnya US$ 1,16 miliar.Beban penjualan juga naik 69% menjadi US$ 169,76 juta dari sebelumnya hanya US$  100,41 juta.

Beban umum dan administrasi juga naik menjadi US$ 41,91 juta dari sebelumnya hanya US$ 24,93 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×