kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Peningkatan produksi AS dan pelemahan ekonomi China menekan harga minyak


Kamis, 28 Februari 2019 / 08:53 WIB

Peningkatan produksi AS dan pelemahan ekonomi China menekan harga minyak

Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak mentah merosot pada perdagangan Kamis (28/2). Pelemahan ekonomi China dan meningkatnya produksi minyak mentah Amerika Serikat (AS) jadi biangnya.

Mengutip Reuters, minyak Brent pada level US$ 66,23 per barel, turun 16 sen atau 0,2% dari penutupan terakhir. Sedangkan, minyak West Texas Intermediate (WTI) berada di US$ 56,90 per barel atau turun 4 sen.


Asal tahu, produksi minyak AS meningkat lebih dari 2 juta barel per hari (bph) selama setahun terakhir menjadi 12,1 juta bph. Di mana peningkatan produksi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Di sisi lain, pelemahan ekonomi China turut menekan harga minyak. Aktivitas pabrik di China yang importir minyak terbesar dunia, menyusut untuk bulan ketiga berturut-turut di bulan Februari. Indeks manufaktur China jatuh ke level terendah tiga tahun.

Namun, pasar minyak tetap didukung dengan pengurangan pasokan dari Negara Pengekspor Minyak (OPEC), yang bersama-sama dengan beberapa produsen non-afiliasi seperti Rusia, yang dikenal sebagai 'OPEC +', sepakat akhir tahun lalu untuk mengurangi produksi sebesar 1,2 juta bph untuk menopang harga.


Reporter: Yudho Winarto
Editor: Yudho Winarto

Video Pilihan


Close [X]
×