kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   20.000   0,73%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Pendapatan HM Sampoerna (HMSP) tumbuh 8% menjadi Rp 106,74 triliun di akhir 2018


Kamis, 21 Maret 2019 / 22:16 WIB


Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) membukukan pendapatan Rp 106,74 triliun sepanjang 2018. Angka ini naik 8% dari periode yang sama tahun 2017 yang sebesar Rp 99,09 triliun. 

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan yang dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (21/3) menyebutkan, kenaikan pendapatan ini ditopang oleh kenaikan penjualan lokal yang meliputi penjualan Sigaret Kretek Mesin (SKM) yang naik 12% yoy menjadi Rp 74,29 triliun. Segmen Sigaret Kretek Tangan (SKT) juga naik 5% yoy menjadi Rp 20,60 triliun. Segmen lain-lain juga naik 30% yoy menjadi Rp 530,07 miliar. Namun segmen Sigaret Putih Mesin (SPM) tercatat turun 10% yoy menjadi Rp 10,90 triliun. Kontribusi dari penjualan ekspor juga turun 39% menjadi Rp 408 miliar di akhir 2018.

Kenaikan pendapatan juga diikuti oleh beban pokok penjualan yang tumbuh 8,5% yoy menjadi Rp 81,25 triliun. 

Meskipun demikian, laba bersih HMSP, anggota indeks Kompas100 ini, tetap naik 7% yoy menjadi Rp 13,53 triliun di akhir 2018. Kenaikan laba bersih ditopang oleh penghasilan keuangan HMSP yang naik 23% yoy menjadi Rp 1 triliun. Penghasilan lain-lain juga naik 248% yoy menjadi Rp 208,09 miliar.

Total aset HMSP juga meningkat 8% yoy menjadi 46,60 triliun. Dengan kas dan setara kas sebesar Rp 15,51 triliun atau naik 107% yoy di akhir 2018.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×