kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.519   19,00   0,11%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pendapatan DSSA diproyeksikan stagnan


Senin, 25 November 2013 / 09:33 WIB
ILUSTRASI. Merendam Daging dalam Yogurt (dok/Serious Eats)


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pasar batubara yang masih belum stabil membuat sejumlah emiten kesulitan membuat proyeksi kinerja. Tak terkecuali PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).

Hermawan Tarjono, Direktur dan Sekretaris Perusahaan DSSA berharap, kinerja perseroan sepanjang tahun ini tidak lebih buruk dibanding tahun lalu.

"Setidaknya, kami bisa memperoleh pendapatan sama seperti tahun lalu," ujarnya kepada KONTAN belum lama ini. Proyeksi ini dibuat dengan asumsi volume produksi batubara tetap di kisaran 5,5 juta ton.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, sepanjang 2012, pendapatan usaha yang berhasil diperoleh DSSA sebesar US$ 629,22 juta. Sedangkan laba bersih sekitar US$ 16,06 juta.

Hingga kuartal III-2013, pendapatan DSSA sebesar US$ 437,95 juta. Namun, pada periode ini, DSSA menderita rugi bersih US$ 22,41 juta. Hermawan berharap, hingga tutup tahun, kinerja perusahaan akan kembali positif.

Perseroan berupaya melakukan efisiensi di semua lini. "Spare part, tenaga kerja, dan semua biaya-biaya rutin kami tekan," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×