kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Pendapatan dan Laba Bersih Champion Pacific (IGAR) Kompak Terkoreksi pada Semester I


Minggu, 13 Agustus 2023 / 20:41 WIB
Pendapatan dan Laba Bersih Champion Pacific (IGAR) Kompak Terkoreksi pada Semester I
ILUSTRASI. Pendapatan dan laba bersih Champion Pacific Indonesia (IGAR) kompak terkoreksi di semester I-2023. Foto Dok IGAR


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja keuangan PT Champion Pacific Indonesia Tbk (IGAR) mengalami koreksi sepanjang semester I-2023. Hal ini tercermin dari menurunnya pos laba bersih dan pendapatan sepanjang enam bulan pertama 2023

Emiten produsen plastik ini mengemas laba bersih senilai Rp 22,25 miliar, menurun 40,89% dari laba di periode semester I-2022 yang mencapai Rp 37,65 miliar. Dus, laba bersih per saham dasar IGAR menurun menjadi Rp 22,89 dari sebelumnya Rp 38,74

Turunnya laba bersih sejalan dengan penurunan pendapatan, di mana pendapatan IGAR pada semester I-2023 sebesar Rp 458,24 miliar, menurun 14,82% dari pendapatan di periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 538,02 miliar.

Baca Juga: Tahun 2022, Penjualan Champion Pacific Indonesia Naik 11,70% Menjadi Rp 1,08 Triliun

Secara rinci, pendapatan IGAR terdiri dari penjualan Kemasan industri farmasi senilai Rp 399,26 miliar dan kemasan non farmasi senilai Rp 58,98 miliar.

Turunnya pendapatan dibarengi dengan penurunan sejumlah beban. Misalkan, Beban Pokok Penjualan yang menurun 12,48% menjadi Rp 393,37 miliar dari sebelumnya Rp 449,50 miliar. Beban penjualan juga menurun 4,76% menjadi Rp 8,16 miliar menjadi Rp 8,56 miliar.

Beban umum dan administrasi turun 6,74% menjadi Rp 16,77 miliar. Dan beban lainnya naik menjadi Rp 3,68 miliar dari sebelumnya hanya Rp 4,40 juta. Kenaikan ini akibat adanya Kerugian Kurs Mata Uang Asing senilai Rp 3,68 miliar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×