kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.989   76,00   0,42%
  • IDX 5.616   -27,42   -0,49%
  • KOMPAS100 723   -4,54   -0,62%
  • LQ45 551   -1,81   -0,33%
  • ISSI 195   -1,61   -0,82%
  • IDX30 313   -1,36   -0,43%
  • IDXHIDIV20 387   -2,33   -0,60%
  • IDX80 82   -0,51   -0,62%
  • IDXV30 106   -1,06   -1,00%
  • IDXQ30 101   -0,39   -0,38%

Pendapatan Cilacap Samudera (ASHA) Ditargetkan Naik 2 Kali Lipat Tahun Ini


Minggu, 29 Mei 2022 / 12:24 WIB
ILUSTRASI. Kapal penangkap ikan PT Cilacap Samudera Fishing Industry (ASHA).


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Cilacap Samudera Fishing Industry (ASHA) menargetkan bisa mencetak kinerja positif pada tahun ini. William Sutioso, Direktur Utama ASHA mengungkapkan, ASHA membidik pertumbuhan pendapatan sebesar 2 atau 3 kali lipat dari tahun 2021, dengan potensi kenaikan laba bersih 7%-8%.

Setelah tercatat di Bursa Efek Indonesia, William menuturkan pihaknya akan terus memperluas potensi pasar ekspor dan mengerjakan produk-produk value added product karena potensi margin laba lebih baik.

Saat ini market emiten yang bergerak pada perdagangan perikanan ini adalah pasar Asia, yang mana porsi terbesar adalah ke Thailand dan China. "Selain itu kami juga mengirim ke Taiwan, Filipina dan Malaysia," katanya pada Kontan, Jumat (27/5).

Baca Juga: Teladan Prima Agro (TLDN) Serap capex 15% hingga Kuartal I-2022

Perusahaan ini juga berencana untuk memperluas jaringan pasar ke Timur Tengah dan Australia. William melihat pemerintah yang cukup besar seiring dengan sudah terbukanya akses turis masuk ke negara-negara tersebut.

Di lain sisi William melihat kenaikan bahan bakar minyak menjadi tantangan perusahaan karena akan mengerek harga pembelian bahan baku ikan. 

Guna mencapai target yang sudah ditentukan, ASHA akan terus memperluas pasar value added product, stocking inventory bahan baku di saat musim penangkapan ikan, dan juga gencar untuk memperluas pasar domestik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×