kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pelemahan rupiah masih berlanjut Selasa ini?


Selasa, 17 Januari 2017 / 08:25 WIB


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Saat pasar AS libur untuk memperingati Hari Marthin Luther, mata uang garuda malah tertekan. Koreksi rupiah terhadap dollar AS turut dipengaruhi hard Brexit.

Menjelang pidato Perdana Menteri Inggris Theresa May, sebagian besar mata uang Asia tertekan. Di pasar spot, Senin (16/1), rupiah terkoreksi 0,18% ke Rp 13.362 per dollar AS. Kurs tengah BI memperlihatkan, rupiah melemah 0,35% menjadi Rp 13.354 per dollar AS.

Sejatinya, Josua Pardede, Ekonom Bank Permata, menilai, rupiah lebih beruntung. Dibanding valuta Asia lain, koreksi rupiah tak separah won Korea Utara dan peso Filipina. "Pasar menanti pidato PM Inggris yang berniat mempercepat negosiasi Inggris dengan Uni Eropa," kata Josua.

Tony Mariano, Analis Esandar Arthamas Berjangka, memprediksikan, pelemahan rupiah masih berlanjut hingga Selasa (17/1). Ketidakpastian yang tinggi menjelang pelantikan Donald Trump sebagai Presiden AS dan proses hard Brexit masih memengaruhi rupiah sepekan ke depan.

Proyeksi Tonny, rupiah hari ini di Rp 13.325- Rp 13.400 per dollar AS. Adapun Josua memperkirakan rupiah melemah di level Rp 13.325-Rp 13.425 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×