kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pasokan Gas Perusahaan Gas Negara (PGAS) Terganggu, Simak Rekomendasi Sahamnya


Selasa, 19 Agustus 2025 / 19:20 WIB
Pasokan Gas Perusahaan Gas Negara (PGAS) Terganggu, Simak Rekomendasi Sahamnya
ILUSTRASI. Aktivitas pekerja PT Pertamina Gas (Pertagas). PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mengalami masalah gangguan pasokan gas di sektor hulu yang berdampak pada penyaluran gas ke industri menurun.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

Sementara itu, Analis Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi menilai, gangguan pasokan gas yang dialami PGAS dapat menjadi katalis negatif bagi kinerja emiten Grup Pertamina tersebut dalam jangka pendek, terutama jika para pelanggan yang terdampak tidak memiliki alternatif energi selain gas bumi.

Efek dominonya, kinerja industri yang mengkonsumsi gas dari PGAS juga ikut terganggu. "Namun, (gangguan ini) minim sentimen untuk jangka panjang," kata Wafi, Selasa (19/8).

Secara umum, prospek kinerja PGAS bakal cukup dipengaruhi oleh volatilitas harga gas alam dunia.

Baca Juga: Perusahaan Gas Negara (PGAS) Tebar Dividen Tunai US$ 271,5 Juta, Cek Jadwalnya

Adanya kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) untuk tujuh sektor industri dengan harga di kisaran US$ 6,5--7 per MMBTU sebenarnya bisa menimbulkan risiko penurunan margin bagi PGAS, terutama jika harga gas alam di sektor hulu mengalami kenaikan.

"Tetapi, PGAS sudah mencoba berbagai cara efisiensi untuk meredam efek volatilitas harga gas dan sejauh ini efektif," ungkap Wafi.

Di samping itu, langkah PGAS yang gencar membangun jaringan gas di berbagai daerah akan menjadi sentimen positif bagi kinerja emiten tersebut dalam jangka panjang lantaran dapat mendongkrak pertumbuhan volume gas bumi.

Baca Juga: Perusahaan Gas Negara (PGN) Teken Perjanjian Jual Beli Gas dengan Inpex Masela

Dalam catatan Kontan, PGAS menargetkan dapat menambah jaringan gas sebanyak 200.000 sambungan rumah (SR) pada 2025.

Wafi pun merekomendasikan hold saham PGAS dengan target di level Rp 1.500 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×