kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.039.000   16.000   0,53%
  • USD/IDR 16.763   -60,00   -0,36%
  • IDX 8.302   -20,16   -0,24%
  • KOMPAS100 1.165   -4,12   -0,35%
  • LQ45 839   -3,86   -0,46%
  • ISSI 295   -1,33   -0,45%
  • IDX30 444   -2,00   -0,45%
  • IDXHIDIV20 533   -2,22   -0,41%
  • IDX80 130   -0,46   -0,35%
  • IDXV30 145   -0,24   -0,16%
  • IDXQ30 143   -0,90   -0,63%

Pasar Kripto Volatil, Begini Imbasnya Terhadap Bursa Aset Kripto Dalam Negeri


Kamis, 26 Februari 2026 / 08:20 WIB
Pasar Kripto Volatil, Begini Imbasnya Terhadap Bursa Aset Kripto Dalam Negeri
ILUSTRASI. ilustrasi uang kripto (KONTAN/Muradi).


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kondisi pasar kripto yang masih bergejolak mendorong bursa aset kripto PT Central Finansial X (CFX) angkat bicara. Manajemen menilai volatilitas tinggi masih membayangi pergerakan harga aset kripto, terutama altcoin, sejak awal 2026.

Direktur Utama CFX Subani mengatakan, hingga kini belum ada kepastian apakah pasar kripto telah menyentuh titik terendah. Menurut dia, dari sisi teknikal, sangat sulit memprediksi kapan fase bottom benar-benar terjadi.

“Variabel di market terlalu banyak untuk bisa diprediksi secara absolut. Kalau ditanya masih bisa turun atau tidak, kemungkinannya selalu ada. Aset kripto, seperti instrumen investasi lain, memiliki risiko dan fluktuasi harga adalah bagian dari naturenya,” ujar Subani kepada KONTAN.CO.ID, Rabu (25/2).

Baca Juga: Harga Bitcoin Turun, Pintu Futures Rilis Fitur Manajemen Risiko untuk Trader

Tekanan paling besar terjadi di pasar altcoin. Sejak awal 2026, tekanan jual dinilai mencapai level paling ekstrem dalam lima tahun terakhir. Data kumulatif buy/sell difference menunjukkan arus jual bersih terus menumpuk di pasar spot exchange terpusat.

Mengutip Tokocrypto, sebanyak US$ 209 miliar tercatat keluar dari pasar altcoin selama 13 bulan terakhir. Kondisi ini kontras dengan Januari 2025, ketika permintaan masih relatif seimbang dan indikator yang sama berada di kisaran mendekati nol.

Subani menilai, untuk altcoin, tidak ada satu indikator tunggal yang bisa dijadikan patokan pasti untuk menentukan titik terendah. Indikator pasar bersifat dinamis dan bergerak seiring perubahan harga.

Ia juga menekankan peran faktor eksternal, khususnya kebijakan makroekonomi global, yang turut memicu koreksi di berbagai aset kripto dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga: Penetapan Status Syariah Aset Kripto di Indonesia Berlanjut, Ini Kata Tokocrypto

Di tengah kondisi tersebut, CFX mendorong konsumen untuk lebih fokus pada manajemen risiko. Investor diimbau melakukan “do your own research” dan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam berinvestasi.

Sebagai alternatif, CFX menghadirkan produk kontrak perpetual derivative yang memungkinkan konsumen melakukan lindung nilai, sehingga tetap dapat bertransaksi baik saat pasar naik maupun turun.

Terkait dampak penurunan harga terhadap aktivitas perdagangan, CFX mencatat volume transaksi harian sejak awal tahun hingga Senin (23/2) memang cenderung menurun, namun masih berada dalam kategori stabil. Penurunan volume tidak sedalam koreksi harga aset kripto.

Menurut Subani, kondisi ini mencerminkan kedewasaan investor kripto di dalam negeri. Aktivitas pasar dinilai masih cukup tinggi dan likuiditas tetap terjaga. Selama periode tersebut, Tether (USDT), Bitcoin (BTC), dan Ethereum (ETH) menjadi aset kripto dengan nilai transaksi terbesar di bursa CFX.

Baca Juga: Terkoreksi 22%, Bagaimana Prospek Pergerakan Harga Bitcoin di Kuartal I – 2026?

Sebagai dukungan terhadap industri aset kripto nasional, CFX juga akan menurunkan biaya transaksi bursa sebesar 50%, dari 4 basis poin menjadi 2 basis poin, efektif mulai Maret 2026. 

Kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan struktur biaya yang lebih kompetitif sekaligus mendorong peningkatan likuiditas dan perluasan pangsa pasar kripto di Indonesia.

Selanjutnya: Saham Happy Hapsoro Kompak Terbang, PADI Melejit 121%, Sinyal Cuan atau Jebakan?

Menarik Dibaca: Jadwal German Open 2026, 2 Wakil Indonesia Berjuang Menuju Perempatfinal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×